Jasmine Sefia Waynie Cahyono Jadi Inspirasi Siswa SMPN 02 Batu

oleh -71 Dilihat
oleh
Kepala SMPN 02 Batu, Barokah Santoso MEd, bersama Jasmine Sefia Waynie Cahyono

BATU, PETISI.CO – Jasmine Sefia Waynie Cahyono, siswa kelas VII, SMP Negeri 02 Batu ini dapat dibilang siswa yang sangat luar biasa. Ia mempunyai prestasi, kemampuan, dan skill di bidang olahraga sepak bola cewek. Tentunya, kemampuan Jasmine itu tidak dimiliki oleh semua cewek pada umumnya.

Saat petisi.co mendatangi ke sekolahnya, ia terlihat sopan, ramah, murah senyum, dan santun. Sehingga gadis imut dan sedikit tomboi ini, banyak bercerita saat dirinya masih kecil, dan kenapa ia mau mengeluti dunia olahraga sepak bola cewek.

Jasmine sapaan akrabnya teman-temannya di sekolah mengatakan, saat ini dirinya tengah merumput di U 15/16 Under Fifteen Timnas Indonesia, AFC dan AFF.

“Terus berdoa, berjuang, meminta do’a restu kepada kedua orang tua itu sangatlah penting. Sehingga apa yang menjadi cita-cita kita, insyaallah akan dikabulkan,” tutur jebolan SSB UMM, Kamis (11/10/2018).

Anak pasangan, Dwi Cahyono dan Yunaini Herwanti ini dirinya tidak merasa minder, atau merasa malu kepada teman-temannya di sekolah karena dirinya merasa cewek sendiri di kelas olahraga tersebut.

“Meskipun saya sudah mendapatkan honor dari PSSI Jakarta, sebesar Rp 5 juta uang tersebut saya fungsikan untuk kebutuhan keluarga, dan sekolah. Sehingga sedikit banyak saya dapat meringankan beban orang tua. Karena ayah bekerja sebagai pedagang buah, di Pasar Batu,” tandas empat bersaudara ini sembari penuh dengan semangat.

Barokah Santoso, MEd juga menuturkan prestasi Jasmine terjamin, pembelajaranya juga terjamin, maka sesuai dengan cita-citanya, ia dijadikan ispirator bagi teman-temannya yang lain.

“Namanya bakat dan minat harus diasah terus, agar mencapai prestasi yang dapat dibanggakan. Prestasi itu tidak pada maslahatnya sendiri, tetapi juga dari orang lain,” paparnya, Kamis (11/10/2018).

Barokah menjelaskan, saat ini atlet sepak bola cewek yang sudah masuk di timnas PSSI di Kota Batu hanya Jasmine saja. Maka kemarin pagi secara bersama-sama, dari pihak SMPN 02 Batu menghadap Walikota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko untuk audensi.

“Saat bertemu Walikota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko, yang sekaligus didampingi Plt Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih kita dapat diterima dengan baik di ruang kerjanya. Maka ada beberapa pertanyaan dari Walikota, bagaimana dia saat berlatih sepak bola di sekolah? Dia berlatih bersama tim sepak bola laki-laki, akan tetapi Jasmine tetap merasa nyaman, dan tergetnya di sekolah terpenuhi,” ucapnya, sembari menirukan kata Walikota.

Bagaimana pembelajaran akademiknya, masih kata Barokah, Jasmine tidak ada perbedaan dengan teman-temannya yang lainya. Ia sama juga menerima buku dari pemerintah, mengikuti lima hari sekolah. Kesempatan belajar, atau ikut ulangan bersama siswa yang lain.

“Akan tetapi, Jasmine mengikuti pemusatan latihan atau kompetisi yang diadakan PSSI Jakarta, dia mengikuti pembelajarnya mandiri, dan tidak mengikuti tatap muka,” paparnya.

Dia tambahkan, selain itu pesan dari Walikota, jangan lupa jaga kesehatan, belajar yang rajin, laksanakan ibadah sesuai dengan agamamu, selalu hormat kepada orang tua dimana kamu berada.

“Jasmine awalnya masuk di SMPN 02 Batu, melalui jalur prestasi. Maka, dari calon peserta didik yang bisa masuk jalur prestasi ada 5 persen dari PPDB. Prestasi dia sangat luar biasa, dan mendapatkan pengakuan dari PSSI Jakarta,” imbuhnya.

Menurutnya, secara akademik, Jasmine tergolong menegah ke atas dan tidak ada masalah untuk kemampuan akademiknya.

“Saya berharap, sekolah ini dapat menerapkan pembelajaran di bangku PPK. Jasmine, kita tata melalui pola itu. Secara akademik Jasmine kita layani sama dengan yang lain. Tatap muka, terstruktur dan mandiri. Pembedannya itu, apa bila mereka harus latihan maka mereka belajar mandiri. Di sekolah, dia dilatih oleh guru khusus olahraga Arif Try Sandi,” pungkasnya. (eka)