Petisi
Mahfud, Yusuf Mansur dan Gus Ipul tampak akrab
PERISTIWA

Jelang Coblosan, Tiga Tokoh Ini Bertemu, Ada Apa?

JAKARTA, PETISI.CO Tiga tokoh, mantan Ketua MK Prof Moh Mahfud MD, mantan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Ustad Yusuf Mansur, yakin Pemilu 2019 akan terlaksana dengan baik. Keyakinan itu muncul setelah ketiganya bertemu melakukan mitigasi sehari menjelang coblosan, Rabu (17/4/2019).

Namun, mereka enggan menyebutkan pasangan nomor berapa menjadi pilihan.  “Kami tidak spesifik bicara itu. Tapi saya ini makmum dan jama’ahnya ustad Yusuf Mansur. Kan beliau imamnya,” kata Mahfud MD di kantor MMD Initiative Jl Kramat VI No 18 Kenari, Jakarta Pusat, Senin (15/4) malam.

Sejatinya, Mahfud MD mengaku pertemuan ini bukan kali pertama. Paling kurang sejak akhir tahun lalu mereka sudah pernah duduk satu meja saat menginisiasi program “Pilpres Ceria” di beberapa daerah di Indonesia.

“Sebelum ini, kami bertiga sudah bertemu. Ngobrol banyak hal terutama masalah-masalah kebangsaan,” ucapnya.

Menjawab wartawan, Mahfud MD juga mengatakan, bahwa dalam sejumlah kesempatan ia sudah menjelaskan pemimpin seperti apa yang dibutuhkan bangsa dengan masalah yang ada saat ini.

“Saya tidak biasa sebut nama ya. Saya lebih suka menyebut kriteria. Silakan teman-teman wartawan yang cocokkan dengan kriteria-kriteria yang sudah sering saya utarakan itu,” ujarnya.

Hal senada dikatakan ustad Yusuf Mansur. Muballigh kenamaan itu mengaku, dalam pertemuan itu, antara lain, bicara mitigasi soal penyelenggaraan pemilu 2019 terutama pilpres.

“Kami bertiga yakin agenda nasional ini akan berjalan dengan baik. Satu faktornya karena di dua paslon ada ulama-ulama penjaga ummat,” katanya menyebut Ust Abdul Somad, Ust Adi Hidayat dan Aa Gym di kubu Prabowo-Sandi.

Ustad Yusuf Mansur sendiri sudah terang-terangan memberi dukungan kepada paslon No 01, Jokowi-Ma’ruf. Ia tampil di panggung kampanye terakhir di Gelora Bung Karno (GBK) akhir pekan lalu bersama Jokowi dan kiai Ma’ruf.

Dalam salah satu survey LSI Denny JA, Yusuf Mansur menempati urutan kedua setelah Ust Abdul Somad sebagai agamawan berpengaruh. “Pilpres tahun ini, diakui banyak pihak, sedikit banyak telah menimbulkan polarisasi di tengah ummat,” cetusnya.

Karena dikuatirkan memicu dampak lanjutan yang kurang baik itulah, maka mereka bertiga berinisiatif menggelar temu rekonsiliatif semua kekuatan, utamanya yang terlibat dalam pilpres, sehari setelah pilpres.

“Pak Mahfud usul tanggal 18 April,” kata Yusuf Mansur diiyakan Mahfud dan Gus Ipul.

Inisiatif-inisiatif ini semua, sebagai rangkaian dari agenda Pilpres Ceria yang pertama digelar di Jawa Timur. “Terkait Pilpres Ceria itu, Pak Mahfud sudah diundang ke Jepang dan Australia,” timpal Gus Ipul.(bm)

terkait

Ribuan Mahasiswa dan Pemuda se-Jatim Gelar Jambore Kebangsaan

redaksi

Deklarasi Santri, Ulama, Umaro 16 Ponpes Tangkal Radikalisme

redaksi

MUI Touna Menghimbau Tetap Menjaga Situasi Kondusif

redaksi