Jelang Pilkada Jatim 2018, Bawaslu Gelar Sosialisasi Pengambilan Sumpah/ Janji dan Pembekalan PTPS

oleh
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Batu, Abdur Rochman, ST setelah Sosialisasi Pengambilan Sumpah/ Janji dan Pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS)

BATU, PETISI.CO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Batu, menggelar kegiatan sosialisasi pengambilan sumpah/ janji dan pembekalan pengawas tempat pemungutan suara pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur 2018, di Balai Mayang Sari, Desa Pesanggrahan, Kota Batu.

Para peserta Sosialisasi Pengambilan Sumpah/ Janji dan Pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) tampak hikmat mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Sekretariat Pengawas Kecamatan, anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Panitia Pengawas Lapangan (PPL), Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dari seluruh Kota Batu.

Pengambilan sumpah/ janji PTPS dilakukan oleh Ketua Panwaslu, Abdur Rochman, ST, dan Surat Keputusan (SK) diterbitkan oleh Panwascam.

Selain itu, pembawa materi untuk pembekalan pengawas tempat pemungutan suara pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur 2018 yaitu oleh Abdur Rochman, ST selaku Ketua Bawaslu Kota Batu, Yogi Eka selaku Divisi Pencegahan dan Hukum Tata Lembaga, dan Abdur Rochim selaku Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran.

“Kegiatan ini merupakan amanat Undang-Undang yang bertujuan untuk pengambilan sumpah/ janji teman-teman PTPS yang masa kerjanya satu bulan ini supaya lekas bisa bekerja,” tutur Abdur Rachman saat ditemui awak media petisi.co, Rabu (06/06/2018).

Dia tekankan, dari kegiatan sosialisasi ini diharapkan PTPS bekerja dengan profesional, bisa menjalankan tugas-tugas, dan Pemilihan Umum (Pemilu) bisa berjalan dengan demokratis.

“Pesan untuk masyarakat dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 nanti adalah silahkan menunaikan haknya memilih Gubernur/ Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, sehingga menggunakan hak pilihnya dengan baik, serta hindari pelanggaran supaya pemilu berjalan secara berkualitas,” pungkasnya. (esa/eka)