PETISI.CO
Sebanyak 750 porsi 'Kaldu Kokot' khas Sumenep saat disajikan di Festival Kuliner waktu lalu
ADVERTORIAL

‘Kaldu Kokot’ Salah Satu Kuliner Khas Sumenep yang Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

SUMENEP, PETISI.CO – Selain memiliki banyak ikon destinasi wisata yang tengah berkembang dan dikenal masyarakat luas. Bahkan dikenal hingga ke manca negara, Sumenep salah satu kabupaten yang ada di Madura, Jawa Timur juga mempunyai beragam ikon kuliner khas yang sampai saat ini menjadi daya tarik.

Salah satunya ikon kuliner khas Sumenep adalah ‘Kaldu Kokot’. Di tahun 2020 ini, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep untuk menjaga dan mempertahankan eksistensi ikon kuliner khas tersebut dengan diajukan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Jatim, Pertahanan Sumenep Jebol

Pengajuan menjadi Warisan Budaya Tak Benda tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep kepada Kementerian Pendidikan dan Budaya (Mendikbud) untuk upaya dipatenkan.

Selain ‘Kaldu Kokot’, yang juga diajukan untuk dipatenkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda adalah Cake (masakan lokal) yang juga kuliner khas Sumenep.

“Tahun ini, ada 2 kuliner khas Sumenep yang diajukan dipatenkan, yakni ‘Kaldu Kokot’ yang memang tidak asing lagi bagi warga Sumenep maupun wisatawan dan Cake (masakan lokal) yang juga kuliner khas Sumenep,” terang Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Bambang Irianto.

Baca Juga :  Polsek Kangayan Sumenep Benarkan Adanya Laporan Pemotongan BST Desa Torjek  

Diketahui nama ‘Kaldu Kokot’ sendiri berasal dari bahasa lokal Sumenep atau bahasa Madura. Kokot yang artinya kikil bagian kaki sapi. Dalam penyajiannya Kaldu Kokot biasanya juga menyertakan jeroan, sumsum atau bagian lainnya dari sapi itu sendiri.

Selain itu, sisi menariknya dari masakan khas Sumenep ‘Kaldu Kokot’ ini dalam penyajiannya penggunaan kacang hijau sebagai kombinasi bahan campurannya.

Sehingga dikatakan dengan bisa dibilang, kuliner ‘Kaldu Kokot’ ini seperti mirip bubur kacang hijau. Akan tetapi bedanya kuliner satu ini dalam versi rasa asin gurih dan berbumbu.

Baca Juga :  CV RONGGO Ucapkan Selamat Terpilihnya H Achmad Dhafir Ketua DPRD Kab Bondowoso 2019-2024

Kuliner ‘Kaldu Kokot’ ini juga sesuai namanya dalam penyajiannya disajikan sebagai makanan berkuah berbahan dasar kacang hijau yang dimasak bersama bumbu-bumbu khas dan dicampur dengan kokot (kikil bagian kaki sapi).(adv/ily)

terkait

Infrastruktur Desa Tlogosari dan Alas Tengah, Harapan Warga

redaksi

Totalitas Prajurit Penerangan di TMMD Reguler  

redaksi

Tak Mau Ketinggalan, Kapoktuud Terjun Pimpin Pekerjaan Plengsengan

redaksi