Kapolda Jatim Kunjungi Gus Sholah, Bahas Keamanan Jatim

oleh
Kapolda Jatim saat diwawancara didampingi Kapolres Jombang, Gus Sholah dan Dandim

JOMBANG, PETISI.CO – Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengunjungi KH. Sholahudin Wahid yang akrab dipanggil Gus Sholah, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang di kediamannya, Sabtu (17/2/2018). Kedua tokoh ini berdiskusi membahas keamanan di Jawa Timur.

Machfud tiba di kediaman Gus Sholah pukul 09.40 WIB dikawal Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto SIK. MH. Keduanya sempat berdiskusi di dalam ruang tamu rumah adik kandung Gus Dur tersebut.

Diskusi ini tak berlangsung lama. Sekitar pukul 10.10 WIB, Machfud langsung bertolak dari kediaman Gus Solah di PP Tebuireng.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat dikonfirmasi media mengatakan bahwa silaturahim dengan Gus Sholah, “Diskusi kecil-kecil lah, ya tentang keamanan, tentang pemahaman Islam kira-kira begitu. Mudah-mudahan mengarah yang lebih baik,” kata Mahcfud.

Lanjut Machfud, Gus Sholah adalah sosok yang dikenal sebagai tokoh pluralisme di Indonesia.

“Kami berharap cucu pendiri NU KH Hasyim Asy’ari ini membantu pemerintah menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Terkait Pilkada dan Pilgub, dari jajaran Polri sudah siap untuk penjagaan keamanan, ada pelatihan untuk semua anggota dan semua sudah terlatih sampai yang terberat.

“Polri dan TNI netral, tidak boleh berpihak pada salah satu pasangan calon, kalau ada pasti kami tindak,” jelasnya.

Gus Sholah saat dikonfimasi mengatakan, dalam menghadapi Pilkada dan Pilgub, pihak kepolisian akan melakukan penjagaan dengan ketat dan profesional.

“Kalau ada pelanggaran pasti menangani dengan baik. Apabila kami mengetahui kejadian pelanggaran pasti kami laporkan kepada yang berwajib,” ujarnya.

Gus Sholah saat diwawancarai didampingi KH. Masduki dan pengurus PP Tebuireng

Meski di Jatim tidak termasuk rawan, tapi harus antisipasi, rawannya menjelang coblosan.

Walaupun ada calon bupati dari kepolisian, Polri tetap netral.

“Terkait juru kampanye Khofifah, kami kadang-kadang aja datang dan tim kami sudah bergerak sesuai dengan aturan dan Undang-Undang KPU. Dengan adanya Medsos kita manfaatkan dengan sebaik mungkin, asalkan tidak untuk menyerang lawan,” pungkasnya.

Nampak hadir Dandim Letkol ARM Beni Sutrisno S.Sos, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Kesbangpol, Jajaran Polres dan Danramil Diwek. (rahma)