PETISI.CO
Irjen Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI, Kapoda Riau saat memberikan keterangan kepada awak media.
HUKUM

Kapolda Riau: Hukuman Yang Layak Bagi Para Pengkhianat Bangsa

PEKANBARU, PETISI.CO“Saya berharap Hakim akan memutuskan hukuman yang layak bagi para pengkhianat bangsa ini,” kata Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI saat diwawancarai terkait adanya oknum Polri yang tertangkap dalam kasus narkoba.

Kapolda Riau mengatakan, bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pengungkapan peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Riau.

“Terima kasih saya sampaikan kepada masyarakat yang telah memberikan informasi berharga ini sehingga bisa kita tindaklanjuti dengan pengungkapan kasus ini. Polda Riau bersama seluruh jajaran akan terus melakukan upaya pengungkapan peredaran narkoba ini,” ungkap Agung.

“Kita tau dari 3200 orang yang ditahan, 2100 diantaranya adalah para pelaku narkoba, pengungkapan narkoba tidak bisa dilakukan dengan pelan, tapi dengan agresif dan lebih tegas lagi. Saya akan berlari untuk pengungkapan narkoba. Dan melalui Tim Harimau Kampar saya memperingatkan para pelaku saya akan kejar sampai dimanapun, termasuk saudara Heri untuk segera menyerahkan diri. Kami komitmen untuk proses hukum bagi para tersangka narkoba dilakukan secara profesional sehingga para tersangka akan mendapatkan hukuman yang maksimal,” lanjut mantan Dir Tipidter tersebut.

Disinggung tentang dugaan keterlibatan oknum, Kapolda yang dekat dengan media ini menjawab dengan tegas.

“Sekarang bukan (anggota) lagi,” tegas Agung sambil memastikan proses hukum bagi yang bersangkutan baik hukuman internal maupun hukum pidananya.

Sebelumnya Direktorat Reserse Narkotika Polda Riau menangkap tersangka berinisial AG dan SY dan mengamankan barang bukti 20 bungkus besar berisikan Sabu, satu unit mobil Avanza warna putih BM 1236 RX, satu buah tas sandang berisikan 1 unit Hp dan kartu nomer Hp.

Pada kasus kedua, tim mengamankan barang bukti berupa 16 bungkus besar yang berisikanSabu dan dua tas ransel warna Hitam dan coklat, satu unit Mobil jenis Opel Blazer warna Hitam BM 1306 VW serta dua Handphone dengan rincian Iphone warna Silver dan Samsung android warna hitam dengan tersangka berinisial HW dan IZ.

Para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara paling singkat lima tahun, paling lama 20 tahun. (gus*)

terkait

Penghuni Kos Resahkan Warga Diamankan

redaksi

Kakek Bondowoso Cabuli Bocah Berusia Empat Tahun

redaksi

Ngentit Uang Rekan Bisnis, Haji Asal Jajag Dibui

redaksi