PETISI.CO
Kapolres AKBP. Kusworo Wibowo SH, SIK, MH, pimpin langsung pengamanan dan pengawalan aksi sejumlah massa
PERISTIWA

Kapolres Pimpin Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Gabungan LSM di DPRD Gresik

GRESIK, PETISI.CO – Kepala Kepolisian Resort Gresik AKBP. Kusworo Wibowo SH, SIK, MH, pimpin langsung pengamanan dan pengawalan aksi sejumlah massa, yang digelar oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Gresik, tergabung bersama Komite Masyarakat Pejuang Anti Korupsi (Kompak) saat melaksanakan aksi demo didepan Gedung DPRD Gresik, Selasa (14/1/2020).

Selain Kapolres, turut dalam pengamanan aksi unjuk rasa tersebut, Kabag Ops Polres Gresik AKP. Fatikh, Kasat Sabhara AKP. Windu, Kasat Intelkam AKP. Jingga dan Kapolsek Gresik Kota AKP. Inggit, serta kurang lebih 50 personil gabungan Polres  Gresik dan Polsek jajaran.

Pada unras tersebut terdapat empat item tuntutan yang diusung oleh Kompak Gresik, diantaranya, mendesak Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya dinonaktifkan, karena sedang menjalani proses hukum. Sebagai terdakwa kasus dugaan korupsi, potongan jasa insentif pajak daerah pegawai di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

Kemudian, mereka juga menuntut pengembangan kasus korupsi di Dinas Kesehatan (Dinkes), operasi tangkap tangan (OTT) di Inspektorat, serta meminta Pemerintah Kabupaten Gresik mewujudkan pelayanan tanpa praktik korupsi.

Kapolres Gresik disela-sela pengamanan aksi unjuk rasa tersebut, menyampaikan, bahwa untuk pengamanan aksi tersebut pihaknya akan melaksanakan pengamanan secara over estimate dengan mengerahkan personil dilapangan.

“Ini sebagai upaya agar tercipta situasi kamtibmas yang kondusif diwilayah Gresik ini, dan anggota pengamanan akan terus mengawal jalannya aksi hingga selesai, dengan cara yang humanis serta sesuai SOP pengamanan giat unjuk rasa,” terang  Kapolres.

Selain itu, Kapolres menambahkan, bahwa sebelumnya pihaknya sudah menghimbau kepada pihak yang akan melaksanakan aksi damai, untuk menjaga kamtibmas agar tetap kondusif dengan tidak melakukan tindakan yang anarkis.

“Menyampaikan pendapat dimuka umum itu hak setiap warga negara, akan tetapi jangan sampai mengganggu apalagi melanggar hak orang lain,” tegas AKBP. Kusworo Wibowo SH, SIK, MH. (bah)

terkait

Kajati Sumsel Berkunjung di Bumi Silampari

redaksi

Tunaikan Tugas Kemanusiaan Bupati Faida Kunjungi Warga Yang Lumpuh  

redaksi

Tangkal Wabah Covid-19 ke Sumenep, Petugas Standby Periksa Penumpang Bus

redaksi