Kapolsek dan Wakapolsek Tandes Kompak di Lapangan

oleh
Walau harus mengenakan jas hujan, Kapolsek Tandes dan waka terus mengatur lalu lintas di wilayah Buntaran.

SURABAYA, PETISI.CO – Di tengah kemacetan lalulintas dan disertai hujan yang mengguyur kawasan Manukan dan sekitarnya, Kapolsek Tandes Kompol Herman Hosnol Fajar SH, turun ke jalan urai kemacetan. Lokasi kemacetan terjadi di Jl. Raya Buntaran, Kelurahan Manukan, Kecamatan Tandes Surabaya,

Seperti yang terjadi Jum’at (30/12/2016) malam. Bersama wakapolsek, Kompol Herman menertibkan kendaraan yang melintas. Aktifitas seperti ini setiap hari dilakukan bukan hanya di jalan Buntaran, melainkan di seluruh wilayah Tandes. Sosok pimpinan seperti inilah yang diharapkan oleh masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang sering melintasi jalan tersebut.

Jalan Raya Buntaran adalah jalur yang sering terjadi kemacetan. Pantauan di lokasi, suasana kendaraan terlihat cukup padat, hal ini dikarenakan oleh faktor hujan deras yang berakibat banjir, dan juga jalan yang dari arah barat terlihat banyak genangan air, dan juga dari arah sebaliknya. Ditambah faktor jalan yang masih sempit, dan volume kendaraan yang padat, karena jalan itu terdapat pembangunan box culvert yang belum selesai.

Akibatnya kendaraan yang melewati jalur itu pasti akan menumpuk, karena lokasi terakhir pembangunan box culvert ada di perempatan Buntaran.

Tak mau tinggal diam melihat kondisi tersebut, Kapolsek Tandes Kompol Herman Hosnol Fajar SH, bersama Wakapolsek AKP Supandi, turun langsung mengurai kemacetan, . Kekompakan  dan keharmonisan terlihat diantara keduanya, aktifitas dan kegiatan tersebut dilakukannya dengan penuh semangat, tanpa memperdulikan kondisi cuaca yang saat itu dalam keadaan hujan.

Saat di temui ditengah-tengah kesibukannya, Kapolsek Tandes Kompol Herman Hosnol Fajar mengatakan, suasana memang padat karena faktor banjir, “Jadi kita yang harus sabar, memang rata-rata pengendara ingin saling mendahului, ya jelas emosi pasti ada pada masyarakat, tapi kita yang harus lebih mengerti, yang namanya berusaha untuk mengurai kemacetan, ya begini,” tutur kapolsek.

“Kita ini kan pelayan yang dikasih seragam, apapun kondisinya harus ikhlas, yang namanya pelayan harus siap, karena kita sudah dikontrak menjadi pelayan masyarakat harus legowo, kecuali kalau memang kita tidak bisa karena ada halangan atau ada kegiatan lain, kalau masih bisa, walaupun hujan kita tetap harus turun, karena kita sudah dikasih baju jas hujan, jadi harus kita manfaatkan, demi kenyamanan dan kelancaran masyarakat, khususnya para pengendara pada saat melewati jalan ini,” pungkasnya.(bah)