PETISI.CO
Suasana mempersiapkan tempat isolasi.
PERISTIWA

Kapolsek Koto VII bersama Forkopimcam dan Wakil Bupati Sijunjung Mempersiapkan Tempat Isolasi

Untuk 15 Santri Yang Baru Pulang dari Pesantren Temboro Ngawi Jawa Timur

SIJUNJUNG, PETISI.COForum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Koto VII mempersiapkan tempat isolasi bagi 15 santri yang akan datang dari Pesantren Temboro Ngawi Jawa Timur yang akan pulang kampung (liburan) di beberapa Nagari wilayah Administrasi Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, Rabu (15/04/2020).

Kegiatan menyiapkan ruang isolasi dipimpin oleh Iptu Yuliza Herman, Kapolsek Koto VII bersama 6 anggota dan didampingi oleh Arrival Boy, Wakil Bupati, Aprisal MM, Camat, Kapten Ilham,Danramil 07 dan anggota, dr.Olin Kepala Puskesmas beserta staf, Kasi Lingkungan Hidup Pemkab, wali Nagari Limo Koto, Adrius, wali santri serta peserta lainya.

“Kegiatan kita hari ini mempersiapkan tempat isolasi dengan menyemprot disinfektan dan memberi informasi kepada masyarakat setempat ada santri yang akan pulang liburan (akhirussanah) dari pesantren Temboro Kabupaten Ngawi Jawa Timur sebanyak lebih kurang 15 orang yang akan ditempatkan di Jorong Batu Gandang Nagari Limo Koto,  Kecamatan Koto VII,” ujar Iptu Yuliza.

Sementara dr Olin menyampaikan sesuai dengan Standar Opersional Prosedur (SOP) penanganan pandemik Covid-19 bagi orang yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Sijunjung harus menjalani Isolasi untuk melihat mereka terkena virus atau tidak selama 14 hari sesuai dengan keputusan kemeskes RI tentang penanganan Pandemik Covid- 19.

“Dimohon setiap orang untuk selalu menjaga kebersihan dengan menjaga jarak (physical distancing) mencuci tangan dengan sabun serta selalu menggunakan masker apabila beraktivitas di luar,” ujar dr. Olin.

Arrival Boy SH, Wakil Bupati Sijunjung  menyampaikan tempat isolasi ini dipersiapkan untuk memenuhi keputusan Kemenkes tentang penanganan pandemik Covid -19 di seluruh Indonesia. Tidak diketahui orang yang mau masuk itu terpapar atau tidak. Untuk itu setiap orang yang datang dari luar Kota harus dicek kesehatannya.

“Karena masa inkubasi Covid-19 ini 1- 9 hari, pemerintah mempersiapkan tempat isolasi bagi orang yang baru datang dari luar kota termasuk para santri dari Koto VII ini dengan pengawalan ketat dari petugas kesehatan selama 14 hari untuk mengetahui orang tersebut terpapar atau tidak Covid-19 sebelum dipulangkan kerumah masing-masing,” ujar Arrival.

Wakil Bupati sijunjung yang juga Putra asli dari Kecamatan Koto VII ini mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan kepada para perantau untuk tidak pulang kampung selama pandemik Covid-19.

“Andaikata harus pulang kampung maka setiap orang wajib menjalani isolasi untuk mengetahui mereka terpapar atau tidak Covid-19. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini di Kabupaten Sijunjung,” ujar wabup mengakhiri pembicaraan. (gus)

terkait

Polres Jember Pastikan Seluruh Anggota Laksanakan Physical Distancing

redaksi

Bus Semeru Trans Wisata Senggol Honda Vario, Warga Gurah Kediri Tewas

redaksi

Screening Wajib Bagi Pegawai dan Pengunjung RSUD Soegiri Lamongan

redaksi