PETISI.CO
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno SIK saat di kantornya.
PERISTIWA

Kasatlantas Imbau Masyarakat Tulungagung Tertib Berlalulintas dan Protokol Kesehatan

TULUNGAGUNG, PETISI.CODi Kabupaten Tulungagung, sementara saat ini sudah terpasang 4 titik lokasi marka starting grid ala Moto GP (Marka khusus).

Dengan adanya garis marka starting grid diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak menerapkan physical distancing antara kendaraan motor (roda dua) dengan motor lainnya.

“Sementara ada 4 titik starting grid di Tulungagung. Di simpang empat Gorga, simpang tiga depan Pemkab, simpang empat apotik Kemuning dan simpang empat BTA timur Mapolres,” ujar Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno SIK saat di kantornya, Selasa (21/7/2020).

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Kendarai Motor Tinjau Kesiapan Natal di Gereja

Perkembangan penambahan garis marka starting grid, pihak Satlantas Polres Tulungagung akan berkoordinasi dengan Pemkab.

Dengan dirampungkannya pengecatan garis marka starting grid di beberapa lokasi juga dipersiapkan untuk Operasi Patuh 2020.

“Nanti ruas jalan kita optimalkan. Untuk melaksanakan physical distancing roda dua, untuk memutus mata rantai Covid-19 juga untuk mempersiapkan Operasi Patuh yang akan kita laksanakan besuk lusa,” jelas Aristianto sapaan akrab Kasatlantas Polres Tulungagung.

Operasi Patuh 2020 akan dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2020 sampai dengan 5 Agustus 2020.

Baca Juga :  VIDEO: Kasatlantas Polres Sumenep Mengucapkan Selamat HUT ke 3 Media PETISI

“Nanti setiap pagi akan kita laksanakan himbauan ke masyarakat untuk menyesuaikan di titik-titik yang ada starting grid,” sambungnya.

Aristianto mengatakan tidak ada sanksi bagi pengendara motor pelanggar marka starting grid. Namun, Pihaknya akan memberikan imbauan dengan mengedukasi kepada masyarakat bahwa pada masa KLB wabah Covid-19 saat ini dengan disiplin menjaga jarak aman penerapan physical distancing roda dua bisa membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kenapa tidak roda empat? Karena roda empat sudah tertutup. Kalau roda dua ini masih ada kemungkinan (dikarenakan) terbuka, jaraknya juga perlu kita atur maka dari itu kita adakan pembatasan physical distancing untuk roda dua,” katanya.

Baca Juga :  Pria Asal Kediri Tewas di Atas Truk

Kasatlantas Aristianto juga mengatakan, dalam Operasi Patuh 2020 nantinya selain imbauan keselamatan wajib pakai helm, akan dilaksanakan juga imbauan kepada masyarakat pengendara untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti wajib pakai masker rajin cuci tangan juga jaga jarak.

“Jadi selain tertib dalam berlalulintas juga tertib dalam protokol kesehatan,” pungkasnya. (par)

terkait

Selain untuk Keselamatan, Doa Bersama Disdikpora Tulungagung Berharap Kedepan Lebih Maju

redaksi

Pengamanan Pilkades Serentak, Polres Gresik Siapkan 1392 Personil Gabungan

redaksi

GMPD Demo, Tuding KPU Sumenep tak Profesional, tak Netral

redaksi