Ajak Masyarakat Bangga Warisan Budaya
Kediri, petisi.co – Museum Daerah Kabupaten Kediri mendapat kunjungan istimewa pada Selasa (31/3/2026). Kasdim 0809 Kediri, Mayor Inf. Yuliadi Purnomo, menyempatkan diri meninjau langsung berbagai koleksi benda cagar budaya dalam rangka kegiatan kewilayahan di Kabupaten Kediri.
Didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, dan orang kedua di jajaran Kodim 0809 Kediri tersebut tampak antusias menyusuri ruang demi ruang museum. Ia dengan serius menyimak penjelasan mengenai sejarah panjang peradaban Kediri yang tersimpan melalui artefak, dokumen, hingga peninggalan masa kolonial.
Sebagai putra asli Kabupaten Kediri, Mayor Yuliadi mengaku banyak mengenali lokasi penemuan situs sejarah yang dipaparkan, mulai dari jejak perusahaan kolonial Belanda HVA, keberadaan pabrik gula, hingga jalur kereta api Kediri–Pare yang dahulu menjadi jalur penting aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kunjungan ke museum memberikan pengalaman berharga untuk kembali memahami perjalanan sejarah daerah sendiri.
“Banyak sekali nilai sejarah yang luar biasa di Kediri. Ini bukan sekadar benda lama, tetapi bukti perjalanan peradaban masyarakat kita. Generasi muda perlu datang dan melihat langsung agar muncul rasa bangga terhadap daerahnya,” ujar Mayor Yuliadi.
Ia menambahkan, pelestarian sejarah memiliki kaitan erat dengan penguatan karakter kebangsaan dan cinta tanah air.
“Kalau kita mengenal sejarah, kita akan lebih menghargai perjuangan masa lalu. Dari situlah muncul semangat persatuan dan nasionalisme untuk menghadapi tantangan ke depan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengapresiasi kunjungan Kasdim sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian sejarah dan budaya daerah.
Menurutnya, museum memiliki fungsi strategis bukan hanya sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang edukasi publik dalam membangun identitas masyarakat.
“Keberadaan museum ini menjadi sarana belajar bersama. Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memahami bahwa Kediri memiliki peradaban besar yang patut dibanggakan,” ujarnya.
Ia berharap kunjungan tokoh daerah dapat mendorong meningkatnya minat masyarakat untuk berkunjung ke museum dan mengenal sejarah secara langsung.
“Kami berharap semakin banyak pihak berkunjung. Ketika sejarah dikenal, maka rasa memiliki dan tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya akan tumbuh dengan sendirinya,” tambahnya.
Mustika menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya mengembangkan Museum Daerah sebagai destinasi wisata edukasi yang menarik, informatif, serta relevan dengan perkembangan zaman.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa warisan sejarah Kediri bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dalam memperkuat jati diri daerah serta menumbuhkan semangat cinta tanah air bagi generasi masa kini dan mendatang. (bam)







