Kemarau Panjang, 8 Desa di Mojokerto Kekeringan

oleh

MOJOKERTO, PETISI.CO – Prediksi BMKG kemarau panjang yang terjadi di Mojokerto bakal berakhir pada bulan November. Namun, dampaknya sudah terasa, diantaranya kebakaran hutan dan lahan, sawah kering, serta berapa desa mengalami kekurangan air bersih.

Beberapa desa di Mojokerto yang mengalami kekeringan di antaranya wilayah Kecamatan Ngoro, yakni Desa Kunjorowesi, Kutogirang, Mandiri, Manggung Gajah, Sumberan, wilayah Kecamatan Dawarblandong yaitu Desa Pulorejo, Simongagrok, Cinandang dan Bayu Legi.

Kepala Badan Penanggulangan  Bencana Dearah (BPBD) Kabupaten Mojokerto M Zaini mengatakan, jumlah desa yang mengalami kekeringan tahun ini meningkat. Kalau tahun lalu hanya empat desa, sekarang menjadi delapan.

“Di tahun 2019 kita akan upayakan agar warga segera beralih kepada PDAM, sehingga tidak ada lagi kekeringan di wilayah tersebut, kita juga berupaya mengatasi masalah kekeringan secara permanen,” ujarnya.(nang)

No More Posts Available.

No more pages to load.