Kepala Bulog Jember Minta Maaf, Beras Rastra Rusak Langsung Diganti

oleh
Kabulog Jember dan Kapolres Jember saat mengganti beras Rstra yang rusak

JEMBER, PETISI.CO – Temuan beras Rastra (Beras Pra Sejahtera) yang sudah tak layak dikonsumsi pada Minggu (28/5/2017) di Lingkungan Jambuan Kelurahan Antirogo Kabupaten Jember,  Selasa (30/5/2017) siang,  Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo bersama Kepala Sub Bulog Jember Antok Hendriyanto melakukan press rilis di rumah warga penerima Beras Rastra yang rusak.

Bukan hanya rilis, namun juga adanya penggantian Beras Sastra yang rusak dari pihak Bulog. Upaya tersebut dilakukan agar persoalan ini tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Demikian disampaikan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo.

Kusworo menerangkan, persoalan adanya warga yang menerima beras Rastra yang sudah tak layak dikonsumsi diketahui berawal dari media sosial Facebook.

“Pertama kami mengetahui dari Facebook, kemudian anggotapun turun untuk melakukan penyelidikan, apakah ada pengoplosan atau tidak, ternyata sejauh ini kita tidak menemukannya,”  ungkapnya.

Sementara, Kepala Bulog sub Divre 11 Jember Antok Hendriyanto, menyatakan permohonan maaf dan menjelaskan bahwasannya kejadian tersebut tidak ada unsur kesengajaan. Pihaknya sudah berupaya melakukan yang terbaik pada saat penyaluran dengan penyortiran.

“Ada berjuta-juta zak beras yang harus tangani di gudang penyimpanan Bulog, namun tetap saja kemungkinan adanya beras rusak tetap lolos bisa saja terjadi, kami mohon maaf sebesar- besarnya,” ungkap Antok.

Perihal kerusakan beras Rastra, Antok menjelaskan  banyak faktor penyebabnya. Bisa saat berada di gudang seperti kondisi lembab, lamanya penyimpanan ataupun kebocoran.

“Mungkin bisa juga pada saat proses distribusi (pengiriman) kehujanan di atas kendaraan, mungkin juga bisa terjadi seperti itu.”

Meski demikian, lanjut Antok, Bulog tetap menjamin akan mengganti beras yang dianggap tidak layak konsumsi yang terima warga.

“Masyarkat hanya perlu melapor untuk selanjutnya pihak Bulog pasti akan mengganti beras tersebut dengan yang lebih baik, tak harus dalam jumlah banyak, satu zak saja yang konsidinya rusak, kami siap mengantarkan langsung penggantinya kepada masyarakat,” tegas Antok.(yud)