SIJUNJUNG, PETISI.CO – Kepala Dinas Pendidikan Ramler,SH,MM menyatakan bahwa untuk mempersiapkan generasi cerdas, karakter yang kuat dan siap memasuki dunia pasar di era abad 21 ini, dibutuhkan guru-guru yang memiliki kompetensi sebagai tenaga profesional dalam menjalankan tugasnya, dengan artian anak anak yang hebat akan dilahirkan dari guru-guru yang hebat.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sijunjung pada acara pembukaan Diklat Guru Pendamping Muda Diklat Berjenjang Tingkat Dasar di TK Pembina Kumanis, Rabu (8/08/2018) kegiatan ini dikuti oleh lebih kurang 40 orang pendidik PAUD Sealiran Batang Sumpu yang dilaksanakan oleh TK Negeri Pembina Kumanis, Kecamatan Sumpur Kudus, melalui bantuan anggaran Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Diniditjend. PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa perkembangan anak akan sangat dipengaruhi oleh pola pengasuhan, pembiasaan yang dilakukan guru di sekolah, apalagi di PAUD merupakan landasan utama pendidikan seorang anak untuk menghasilkan anak-anak yang kompetitif yaitu anak-anak yang punya SDM yang bercirikan jujur, akhlak mulia, mandiri dan berintegritas serta siap hidup pada zamannya.
Ketua Panitia, Yusnita Cerla D, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan sebanyak 2 angkatan untuk tiap angkatan diikuti oleh 40 orang pendidik PAUD. Yang diprioritaskan untuk guru yang belum memiliki kwalifikasi S-1 PG PAUD dengan tujuan mempersiapkan pendidik agar menjadi pendidik yang profesional dalam menjalankan tugasnya. Yaitu merencanakan, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil belajar, serta melakukan pembimbingan, pelatihan, pengasuhan dan perlindungan kepada anak.
Di akhir sambutannya Kadisdikbud yang didampingi Kepala Bidang PAUD dan PNF Syamsul Bahri, S.Pd.MM berpesan kepada semua peserta untuk selalu berkomitmen mempersiapkan anak-anak dengan baik, menyusun program program strategis, sebagai tindak lanjut atau implementasi dari kegiatan yang kita laksanakan ini.
Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh nara sumber yang juga dari tenaga pendidik di Kabupaten yang sudah mendapat sertifikat sebagai MOT Kabupaten. (gus)







