Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza, Rumah Zakat Siap Gencarkan Bantuan Pemulihan

oleh -181 Dilihat
oleh
Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda memberikan paparan

Bandung, petisi.co – Kabar gembira datang dari Gaza! Kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada Minggu, 19 Januari 2025, disambut hangat oleh berbagai pihak, termasuk Rumah Zakat. Dengan kondisi yang lebih kondusif, lembaga kemanusiaan ini bersiap untuk meningkatkan pendistribusian bantuan demi meringankan beban masyarakat Gaza yang terdampak konflik.

“Rumah Zakat sangat bersyukur atas keputusan gencatan senjata ini. Ini adalah peluang besar bagi kami untuk memperluas program bantuan, baik dalam bentuk kebutuhan dasar maupun tahap pemulihan,” ujar Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda, Jumat (17/1/2025).

Rekonstruksi Gaza Butuh Rp643 Triliun 

Kerusakan akibat konflik di Gaza sangat masif. PBB memperkirakan proses rekonstruksi dapat memakan waktu 15 hingga 20 tahun dengan kebutuhan dana mencapai Rp643 triliun. Selama periode gencatan senjata ini, Rumah Zakat telah menyiapkan berbagai program, seperti pembangunan hunian sementara, fasilitas ibadah, pendidikan darurat, layanan kesehatan, hingga dukungan ekonomi.

“Kami mengundang semua pihak untuk berkolaborasi mewujudkan program-program ini. Kebutuhan dasar seperti makanan, air, obat-obatan, dan pakaian tetap menjadi prioritas, mengingat perekonomian Gaza belum pulih dan banyak masyarakat kehilangan mata pencaharian,” tambah Murni.

20.000 Paket Bantuan Siap Disalurkan 

Pada Januari ini, Rumah Zakat akan mengirimkan relawan kemanusiaan untuk mengawal distribusi bantuan dari Mesir dan Yordania. Berkolaborasi dengan NGO lokal, mereka telah menyiapkan:

– 20.000 paket hot meal

– 500 paket pakaian keluarga

– 400 paket food basket

– 50 truk air bersih

– 400 paket sayur dan roti

– 200 paket nutrisi bayi

– 200 hygiene kit

– 10 unit container shelter

– 2 masjid darurat

“Insya Allah, pembangunan container shelter dimulai pada pekan ketiga Januari, sementara masjid darurat pada pekan keempat,” ungkap Murni optimis.

Gerakan #LoveForPalestine Tetap Berlanjut 

Pada tahun 2025, Rumah Zakat kembali menggaungkan gerakan #LoveForPalestine sebagai bentuk dukungan terhadap perdamaian Palestina. Gerakan ini melibatkan empat langkah utama:

  1. Menggaungkan isu Palestina di media sosial dengan tagar #LoveForPalestine dan #FreePalestine.
  2. Memboikot produk yang mendukung aksi genosida.
  3. Bergabung dalam aksi damai untuk menyuarakan kemerdekaan Palestina.
  4. Mengirimkan bantuan, baik dalam bentuk zakat, infak, sedekah, maupun dana kemanusiaan.

Hingga 16 Januari 2025, Rumah Zakat telah menyalurkan bantuan kepada 944.000 penerima manfaat di Gaza. “Kami berkomitmen untuk terus hadir dalam proses recovery dan rekonstruksi Gaza. Dukungan masyarakat sangat berarti, baik melalui zakat, infak, sedekah, maupun bentuk donasi lainnya,” tutur Chief Marketing Officer Rumah Zakat, Didi Sabir.  (cah)

No More Posts Available.

No more pages to load.