Ketua DPRD Bali Minta Masyarakat Bali Tak Ikut Demo 212 di Jakarta

oleh
Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama

DENPASAR, PETISI.CO – Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama menghimbau masyarakat Bali untuk tidak mengikuti demonstrasi di Jakarta pada 2 Desember (212) mendatang. Demonstrasi yang dimaksud merupakan kelanjutan demo 4 November lalu menyikapi kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pada demo 4 November lalu di Jakarta, massa demonstrasi itu ada yang datang dari Bali.

Himbauan Adi Wiryatama itu disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Bali yang dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Rabu (24/11/2016).

Ia meminta seluruh masyarakat Bali untuk tetap tenang menyikapi aksi demo yang dimotori Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) itu.

Menurut dia, masyarakat Bali tidak perlu ikut-ikutan melakukan aksi demo ke Jakarta. Kehadiran mereka pada aksi itu diyakini tidak akan pernah menyelesaikan  masalah.

“Ikut-ikutan demo ‘sing kal meragatang gae  melainkan kal ngutang gae’ (tidak akan pernah menyelesaikan masalah, dan sebaliknya yang ada meninggalkan pekerjaan,red),” kata Adi Wiryatama.

Politisi senior PDIP ini mengingatkan bahwa negara kita adalah negara hukum. Karena itu Adi Wiryatama meminta seluruh masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya kepada penegak hukum untuk menyelesaikan kasus dugaan penistaan agama itu.

Menurut dia, segala permasalahan hukum yang muncul hendaknya diserahkan sepenuhnya pada penegak hukum untuk menyelesaikannya.

Mantan Bupati Tabanan dua periode ini juga meminta masyarakat DKI Jakarta untuk tetap bisa menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan NKRI.

“Seluruh saudara kita di Jakarta agar bisa menjaga rasa persatuan dan kesatuan demi untuhnya NKRI. Sebab sangat mahal harganya, NKRI itu ditebus oleh darah, jiwa dan raga para pendahuku kita di republik yang kita cintai ini,” tegas Adi Wiryatama.(kev)