Khofifah Dorong Komplementaritas Program Pemda Dalam Pengendalian Inflasi

oleh -233 Dilihat
oleh
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat diwawancarai media

Madiun, petisi.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terus membangun komplementaritas dengan seluruh program Bupati dan Wali Kota. Diantaranya upaya pengendalian inflasi di tingkat daerah melalui gerakan Pasar Murah.

Pernyataan ini ditegaskan Khofifah Indar Parawansa, di tengah kunjungan kerjanya saat meninjau Pasar Murah, di Lapangan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (14/12/2025) sore tadi.

Menurutnta Pasar Murah bukan kompetitor Pasar Tradisional. Pasar Murah tidak hanya menekan inflasi, tapi juga cara pemerintah melakukan penetrasi harga.

“Saya meminta kepada Disperindag, ketika ada kunjungan kerja selalu disertai Pasar Murah. Tapi saya minta letak Pasar Murah tidak berdekatan dengan pasar tradisional,” tegas Khofifah.

Mantan Menteri Sosial di Indonesia dan ini menjelaskan, harga bahan pokok yang dijual di Pasar Murah lebih terjangkau, jika dibandingkan dengan harga di pasar. Tujuannya membantu penguatan daya beli masyarakat.

Di antaranya beras SPHP rata-rata Rp13.000 per kilo, sementara di Pasar Murah Rp11.000 per kilo, atau Rp55.000 per 5 kilo. Kemudian telur yang saat ini Rp29.000, dijual Rp22.000.

Kemudian daging ayam rata-rata Rp36.000 per kilo, dijual Rp30.000, Gula dengan HET Rp17.800, dijual Rp14.000, serta Minyakita yang bisa dijual Rp16.800, di Pasar Murah hanya Rp13.000.

“Apa yang kami lakukan bersama Bupati Walikota, selalu kami iringi dengan program komplementaritas seperti Pasar Murah,” pungkasnya. (iya)

No More Posts Available.

No more pages to load.