Petisi
Sosialisasi brosur penggunaan listrik aman pada pedagang pasar Larangan
PENDIDIKAN PERISTIWA

KKN Unitomo Sosialisasikan Pengurangan Resiko Bencana

SIDOARJO, PETISI.CO – Sebanyak 80 mahasiswa yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) telah terjun langsung melaksanakan tugasnya. Mereka melaksanakan tugasnya di pasar Larangan Sidoarjo Jawa Timur sejak 13 Januari lalu. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap para pedagang di terutama dalam pengurangan resiko bencana kebakaran dan banjir di lokasi KKN tersebut.

Pembuatan sumur biopori dengan dibantu pedagang setempa

Lokasi pasar induk terbesar dan terpadat pedagangnya ini mempunyai beberapa permasalahan terutama penataan lapak pasar yang padat dan selokan yang tersumbat. Sehingga cukup sulit untuk mengantisipasinya dan pencegahannya bila terjadi bencana kebakaran dan banjir.

Pemasangan poster pamflet sumur biopori di lokasi lapak pasa

Ditemui di sela kegiatan sosialisasi pemasangan biopori pada Minggu (10/1), Azizirohman, Ketua Kelompok KKN Unitomo ini mengatakan pemasangan biopori ini merupakan hasil pemetaan lokasi lapak dalam pasar yang sering tergenang banjir. Para pedagang di sini sangat antusias mengikuti program sosialisasi pengurangan resiko banjir ini. Mudah-mudahan upaya ini dapat mengurangi tingkat genangan di sini.

“Ini adalah salah satu dari beberapa rangkaian program pengurangan bencana yang telah kami laksanakan. Sebelumnya adalah pelaksanaan program sosialisasi pamflet ke pedagang tentang pengurangan resiko kebakaran akibat listrik dan penempelan stiker evakuasi di beberapa titik lokasi rawan bencana di pasar,” imbuhnya.

Dalam kesempatan lain Nevrettia, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN mengatakan pentingnya koordinasi program KKN tematik pengurangan resiko bencana ini dengan pihak lembaga terkait seperti pihak pengelola Pasar, PLN dan Dinas Pemadam Kebakaran.  Dari hasil studi lingkungan pasar sebelumnya terdapat beberapa temuan yang direkomendasikan seperti terdapat hidran air yang kering. Ditambah akses masuk yang sulit sehingga merepotkan upaya pemadaman api bila terjadi kebakaran.

“Hal ini tentunya harus menjadi perhatian beberapa pihak terkait seperti UPTD Pasar, PDAM dan Dinas Pemadam Kebakaran setempat,” terang dosen Fikom ini.

Menurut rencana KKN PPM Tematik Pengurangan Resiko Bencana di pasar Larangan Sidoarjo ini akan berakhir pada tanggal Minggu (17/2) yang akan datang. Dan akan ditutup dengan kegiatan sosialisasi penggunaan alat pemadam kebakaran dengan bola pemadam api serta pelantikan relawan tanggap bencana di Pasar Larangan Sidoarjo. (gus/cah)

terkait