PETISI.CO
RS M Natsir Solok.
PERISTIWA

Klaim Jasa Pelayanan RSUD M. Natsir Solok Yang Tak Kunjung Direalisasi Capai Belasan Miliar

SOLOK, PETISI.CODana klaim jasa pelayanan medis yang dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mohammad Natsir Kota Solok kepada BPJS Kesehatan Kota Solok diduga mencapai belasan miliar.

-->

Dilansir dari berita petisi.co sebelumnya bahwa banyak tenaga medis yang mengeluhkan dana jasa pelayanan medis yang tak kunjung diberikan pihak rumah sakit, bahkan yang diterima tenaga medis pada bulan Oktober baru jasa pelayanan bulan Mei.

Diduga jasa pelayanan medis yang tak kunjung diberikan RSUD M. Natsir Kota Solok yang masih merupakan Rumah Sakit di bawah naungan pemerintah Provinsi Sumatera Barat ini mencapai 4 bulan, dari data yang berhasil dihimpun nilai klaim yang dibayarkan BPJS Kota Solok untuk rawat jalan dan rawat inap yang di update terakhir tanggal 21 November 2020 dengan total Rp 2,9 Miliar lebih.

Sebelumnya pihak BPJS saat dikonfirmasi petisi.co mejelaskan bahwa BPJS Kota Solok telah membayarkan seluruh klaim yang naik sebelum jatuh tempo, karena dalam aturan kerja BPJS hanya memiliki waktu 15 hari untuk penyelesaikan pembayaran.

Untuk mengetahui lebih jelas persoalan keterlambatan ini petisi.co mencoba menghubungi Diretur RSUD M. Natsir Drg. Basyir Busnia melalui panggilan WhatsApp dan pesan WhatsApp namun sampai saat berita ditayangkan belum ada jawaban.

Kejadian ini memicu perhatian sejumlah pihak termasuk pemerhati sosial, Suibbah, S.Sos, yang banyak bergerak dalam kegiatan-kegiatan sosial, kemanusian di Sumatera Barat, ia menyayangkan kejadian ini, apalagi karena sudah lama terjadi, ia berharap pihak RSUD bisa sesegera mungkin merealisasikan.

“Saya baca di berita petisi.co sebelumnya. Ini perlu dipertanyakan apa yang menjadi alasan sehingga keterlambatan ini sampai berbulan-bulan, jasa pelayanan medis itukan hasil jerih payah tenaga medis harusnya ini jangan lah di tunda-tunda seperti itu. Memangnya berapa lama sih proses pembagian jasa pelayanan itu di manajemen rumah sakit, apalagi ini rumah sakit provinsi,” ujarnya. (az)

terkait

Menkes Puji Etos Kerja dan Terus Dukung Risma Tangani Corona di Surabaya

redaksi

Koramil 0815/ 04 Puri Bersama Warga Melaksanakan Program Renovasi RTLH

redaksi

Pria Tewas Gantung Diri di Pinggir Sungai Bengawan Madiun

redaksi