Kodim 0830/SU Panen Raya Bersama Forpimka Pakal

oleh
Anggota Kodim 0830/ SU bersama jajarannya dan Forpimka Pakal membantu masyarakat dalam Panen Raya Padi

SURABAYA, PETISI.COAnggota Kodim 0830/ SU bersama jajarannya dan Forpimka Pakal kembali membantu masyarakat dalam Panen Raya Padi. Kali ini panen raya tersebut dilaksanakan di persawahan seluas 11 hektar, yang berada di wilayah kampung Sidorejo, Kel/ Kec. Pakal Surabaya, yang dikelola oleh kelompok tani Sejahtera, Rabu (28/3/2018).

Hamparan sawah seluas 11 hektar tersebut ditanami padi jenis IR 64, yang menginjak usia 3 bulan dan sudah siap untuk di panen. Anggota TNI melalui Kodim 0830/Surabaya Utara, bersama anggota Polsek Pakal dan pejabat Kecamatan Pakal, bersinergi dalam membantu para petani untuk melaksanakan panen raya diwilayah tersebut.

Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Dandim 0830/Surabaya Utara, Letkol Inf. Wing Sandya Udayanto SE, dengan didampingi Kasdim Mayor Inf. Herawady Karnawan, Pasi Intel Kodim Kapten Selamet, Pasiter Kodim Kapten Inf. Bachtiar Effendi, Kapenrem Mayor Inf. Agung Prasetyo.

Dengan diikuti, Danramil Benowo, Mayor Arm. Sugianta selaku penanggung jawab wilayah teritorial, Danramil Tandes Mayor Inf. Eko Resmojo, Kapolsek Pakal Kompol Subagyo S.Sos, Camat Pakal Drs. Agus Setyoko M.Si, Kasi Tramtib Pakal Agung, Bhabinkamtibmas Pakal, PPL Pertanian Kec. Pakal Tamtomo Prayitno dan Sapto, Ketua RT dan RW setempat, Ketua kelompok Tani H. Suyatno, perwakilan Kelompok Tani Sumber Makmur dan diikuti oleh personel Tim Sergab jajaran Kodim 0830/Surabaya.

Komandan Kodim 0830/SU, Letkol Inf. Wing Sandya Udayanto SE, mengucapkan, alhamdulillah hari ini TNI bersama masyarakat Pakal, Camat Pakal dan Kapolsek pakal, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kec. Pakal membantu melaksanakan panen raya di wilayah Kel/ Kec. Pakal dalam meningkatkan hasil panen dan cukup untuk kebutuhan masyarakatnya.

“Di sini kita bersama – sama membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan, terkait dengan pupuk, budidaya lahan, dan juga pembinaan,” ungkapnya.

Lanjut Dandim, dan alhamdulillah diwilayah Pakal ini, masih ada tempat atau lahan untuk budidaya tanaman padi, dan di sini kalau kita lihat semuanya sudah terpadu.

“Ada ikan, ada kambing, sapi, dan juga padi, jadi kalau kita butuh ndak usah jauh – jauh. Harapannya tanah tetap dipertahankan sehingga untuk swasembada pangan di Surabaya ini tetap dilanjutkan,” ujar Dandim Letkol Inf. Wing Sandya Udayanto SE.

Sementara itu Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Pakal, Tamtomo Prayitno, menjelaskan, tentang sabit bergerigi alat yang digunakan untuk memotong atau memanen padi.

“Alat ini diciptakan untuk membantu petani dalam rangka meningkatkan produktifitas padi, karena dulu sebelum alat ini diciptakan untuk memotong padi masih menggunakan alat tradisional yaitu ani – ani,” ujarnya

Masih Tamtomo, kalau memakai ani – ani itu pengerjaannya sangat lama, dan kalau pakai sabit biasa getarannya sangat tinggi sehingga daya rontoknya juga jadi tinggi, sehingga berkurang hasilnya. Maka diciptakan alat sabit bergerigi ini, dengan ketajamannya sehingga gerakan tanaman padi ini sangat rendah dan kerontokannya juga sangat rendah, sehingga hasil produksi petani juga tinggi.

Sementara itu, ketua kelompok Tani Sejahtera H. Suyatno, merasa senang atas dukungan dan bantuan dari jajaran TNI bersama Forpimka Pakal dalam membantu para petani.

“Kami sangat berterima kasih atas segala bantuan dan sinergitas dari berbagai pihak, mulai dari pengolahan lahan, pengairan, masa penanaman, perawatan, pemupukan hingga panen tiba, semoga hal ini dapat menjadikan kemakmuran bagi masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya.

Kegiatan panen raya padi jenis IR 64 yang mulai dilaksanakan pukul 08.00 tersebut berjalan lancar, dengan hasil gabah sebanyak 8 ton perhektar. (bah)