Petisi
Kapolres AKBP Febby DP Hutagalung didampingi Kasatreskrim AKP Norman dan Kasubag Humas Djoko saat mendengar pengakuan para pelaku
HUKUM

Komplotan Pengedar Uang Palsu Diringkus Satreskrim Polres Lamongan

LAMONGAN, PETISI.CO – Tujuh pelaku komplotan sindikat penggandaan uang dengan modus membuka praktik perdukunan, berhasil dibekuk Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan, Jumat (04/10/2019).

Ketujuh pelaku tersebut adalah Sinto (39), warga Desa Kepel Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk, Supari alias Arif (45), warga Dusun Wonorejo Desa Sidorejo Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang dan Heri Susanto (58), warga Dusun Gudangwaringin Desa Sumber Ketengah Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember.

Kemudian Ahmad Hamid (38), warga Dusun Sempir Desa Temenggungan Kecamatan Silomerto Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah, serta Pariyanto (36), dan Sampun (42), kedunya warga Dusun Dekes Desa Sambikerep Kecamatan Rejoso Kabupaten Lamongan.

Para pelaku tertunduk saat konfrensi pers

Dalam pers rillis Kamis siang (10/10/2019), Kapolres Lamongan AKBP Febby DP Hutagalung didampingi Kasat Reskrim AKP Norman Wahyu Hidayat dan Kasubag Humas AKP Djoko Wibisono mengatakan, penangkapan ini bermula dari kecurigaan warga yang melihat banyaknya orang keluar masuk di salah satu rumah milik Awinoto di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

“Informasi itu kemudian dikembangkan dan diselidiki,”  ujar Kapolres Lamongan.

Dan kemudian petugas melakukan “under cover buy” untuk memancing para komplotan ini keluar.

Dari pengungkapan ini, Polres Lamongan mengamankan barang bukti sebanyak Rp 304 juta uang palsu, pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Selain itu, polisi juga mengamankan 8 batang emas palsu dari rumah tersebut. “Serta ada barang bukti 1 buah tas rangsel warna merah, 1 kardus karton, 1 lembar kain warna putih, dan 1 lembar kain warna merah,”  tambahnya lagi.

Untuk menjerat pelaku ini,  polisi kenakan Pasal 36 ayat 1 jo 26 ayat 1 UU RI No. 7 tahun 2011 dan Pasal 36 ayat 2 jo 26 ayat 2 UU RI No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang Jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(aan)

terkait

Polres Dharmasraya dan Tim Gabungan Beri Layanan Terbaik pada Mudik Lebaran

redaksi

Satgas Keamanan Desa Ranuwurung Gagalkan Aksi Pencurian Sapi

redaksi

Kantor Imigrasi Jember Gelar Pengukuhan dan Rapat Timpora di Banyuwangi

redaksi