PETISI.CO
Saat pelaksanaan debat publik, Selasa malam(1/12/2020).
PILKADA

KPU Kediri Ajak Masyarakat Tidak Golput

KEDIRI, PETISI.CO – Mendekati pemilihan bupati Kediri yang dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020 tahun ini tahapan dari KPU untuk melaksanakan debat publik sebagai syarat untuk mengetahui ke publik tentang program-program yang akan disuguhkan nantinya kalau diberikan amanah untuk memimpin Kabupaten Kediri ini.

Dengan tema “Tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik diharapkan bisa merubah pemerintahan yang lebih baik” dari Calon Bupati Dhito-Dewi pada periode 2021-2026 sehingga masyarakat bisa menilai sebagai bahan pertimbangan saat pilkada.

Cabub Kediri Dhito-Dewi saat usai debat publik bertemu dengan rekan media.

Disampaikan Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi mengatakan dalam sambutannya bahwa atas nama KPU Kabupaten Kediri banyak mengucapkan terima-kasih kepada semua pihak karena pada detik ini pelaksanaan tahapan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

“Izinkan kami menyampaiakan salam terbaik kepada seluruh tokoh agama, seluruh tokoh masyarakat, pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Kediri, LSM, kawan-kawan media, para petani, pedagang dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kediri yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” ungkapnya, Selasa malam (1/12/2020).

Masih kata Ketua KPU Kabupaten Kediri yang mengatakan bahwa warga Kabupaten Kediri merupakan pelaku sejarah untuk kesuksesan pilbub tahun 2020, yang menurutnya merupakan debat publik ketiga yang sekaligus debat publik terakhir yang dilaksanakan sesuai dengan PKPU nomor 4 tahun 2017 tentang kampanye.

“Untuk itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri agar bisa hadir di TPS jangan Golput, apapun pilihannya tentukan dengan sebaik-baiknya,” imbau Ninik Sunarmi.

Pada debat publik terakhir itu, KPU menghadirkan 5 panelis yang terdiri dari Dian Fericha (akademisi), Kukuh Budi Mulya (akademisi), Muflihul Hadi (Ombudsman RI Perwakilan Jatim), Iskandar Tsani (akademisi) dan Yana S Hijri (akademisi).

Patut mendapat acungan jempol kepada mereka karena saat debat publik berlangsung tim panelis bisa menghidupkan suasana agar tidak vakum suasana yakni dengan menggelontorkan sejumlah pertanyaan seputar visi-misi calon bupati Kediri.

Dengan seksama calon Bupati Hanidhito Himawan Pramono dan Dewi Mariya Ulfa bisa menjawab dengan deskripsi yang gamblang diterima karena semua pertanyaan yang diberikan tim panelis sudah ada dalam visi misi program kerjanya.

Sementara itu Nanang Qosim, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Kediri lebih menekankan pada partisipasi masyarakat agar tidak menjadi golput, karena menurutnya mereka sudah ada pilihan, semua sudah dikenalkan dan sudah menyampaiakan pada iklan kampanye.

“Kami berharap partisipasi pemilih akan meningkat, sudah tidak ada lagi alasan untuk golput,” harapnya.

Usai debat publik pasangan calon bupati (cabup) Dhito Dewi juga menyempatkan bertemu dengan media yang hadir bahwa natinya kalau nanti diberikan amanah untuk memimpin Kabupaten Kediri kami akan mengangkat dalam pemerintahan bagi kaum difabel yang telah dikunjunginya beberapa bulan yang lalu, hal ini juga atas permintaan mereka untuk dilibatkan dalam pemerintahan.

“Kalau diamantkan pada tanggal 9 desember 2020 besok kami pastikan ada 2 persen minimal dari kaum difabel yang kita pekerjakan di pemerintahan Kabupaten Kediri,” katanya.

Dimasa pandemi Covid-19 di dunia pendidikan menurut Dhito juga disampaikannya, karena sistem pembelajaran yang tidak diperkenankan untuk tatap muka maka harus menggunakan internet. Kendalanya tidak semua daerah mudah dijangkau dengan sinyal yang ada.

Akhirnya solusinya pasangan cabub DD ini akan membuat radio pendidikan yang bekerja sama dengan balai monitoring yang berada di Surabaya. Dengan kesepakatan pada jam-jam tertentu antara para siswa yang juga melibatkan pemerintah desa untuk memberikan pengajaran pada siswa.

“Jadi ada jam yang disepakati pada saat tertentu untuk memberikan materi-materi pada siswa yang tidak bisa memberikan pelajaran secara online,” pungkas Dhito. (bam)

terkait

Jokowi-Ma’ruf Hampir Dipastikan Menang di Jatim

redaksi

Pilkada 2020, 23 November KPU Sumenep Bakal Gelar Debat Publik Kedua Gunakan Bahasa Madura

redaksi

Mendapat Nomor Urut 1, Paslon Bupati-Wabup Trenggalek ALITOFAN Makin Bersemangat

redaksi