PETISI.CO
Ketua KPU Kota Surabaya, Nur Syamsi.
PILKADA

KPU Kota Surabaya Gelar Rekapitulasi Perhitungan Suara Tingkat Kota

SURABAYA, PETISI.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menggelar rekapitulasi perhitungan suara tingkat kota yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu Selasa (14/12) hingga Rabu (15/12).

Ketua KPU Kota Surabaya, Nur Syamsi mengatakan, pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan.

“Jadi sesuai dengan PKPU 5/2020 dan PKPU 19/2020, bahwa pasca pelaksanaan rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan kemudian untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dilaksanakan rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kota,” kata Syamsi saat ditemui di sela-sela pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara di Hotel Singgasana.

Syamsi menyebut, PKPU 5/2020 memberikan jadwal terkait rekapitulasi perhitungan tingkat kota yang bisa diselenggarakan antara tanggal 13-17 Desember 2020. Oleh karena itu, pihaknya memutuskan pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara ini digelar pada tanggal 15-16 Desember 2020.

Baca Juga :  Seno Soroti Risma Tak Hadir pada Konsolidasi Pemenangan Erji

Pelaksanaan pada hari ini rencananya bakal ada 16 kecamatan yang hadir dalam rekapitulasi tingkat kota. Sedangkan separuh sisanya dilanjutkan besok. “Direncanakan hari ini 16 kecamatan dan besok 15 kecamatan, mudah-mudahan bisa selesai,” jelasnya.

Syamsi menambahkan, terkait mekanisme dan prosedur rekapitulasi tingkat kota membacakan form keberatan dari saksi. Kemudian dilanjutkan dengan membacakan seluruh data yang ada di dalam hasil tingkat kecamatan.

“Selain itu, juga dibacakan keberatan saksi, apakah masih terdapat keberatan saksi yang harus diselesaikan di tingkat KPU kota,” imbuhnya.

Baca Juga :  KarSa Janji Permudah Urus Perizinan Label Bagi Pelaku UMKM

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Muhammad Agil Akbar memastikan pihaknya sudah melakukan pengawasan mulai tingkat TPS, kelurahan, hingga kecamatan.

Dari hasil pengawasan telah terkumpul beberapa catatan-catatan, salah satunya terkait kesalahan prosedur. Namun hal tersebut telah ditindaklanjuti dan selanjutnya akan dilakukan pengecekan ulang.

“Jadi kalau di KPU ada sirekap, di kita itu ada siwaslu yang mengontrol secara digital, data juga sudah kita punya tinggal kita pastikan bahwa saran perbaikan itu tidak berubah sejak di kecamatan hingga di tingkat kota surabaya hari ini,” kata Agil.

Selain itu pihaknya juga meminta adanya hasil assessment dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya, mengingat pelaksanaan Pilkada 2020 ini masih bertepatan dengan kondisi pandemi yang belum usai.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Dharmasraya Sosialisasi Lanjutan Tahapan Pemilu Serentak Tahun 2020

“Kalau kita bikin kegiatan kan setidaknya ada assesment dari satgas yang kemudian sudah bisa dijalankan layak, akhirnya kita sebagai lembaga juga kepada masyarakat, oh ini sudah aman kok insya Allah tidak menjadi penularan penyakit Covid-19,” terangnya.

Selain itu, hal tersebut merupakan bentuk kepatuhan untuk menjaga keamanan sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan aman dan tidak menimbulkan munculnya kasus baru penyebaran Covid-19.

“Sebenarnya sudah dari teman-teman KPU, cuma kita minta menghadirkan dokumennya dari satgas Covid. Karena kan ada dokumennya, kita minta salinannya aja,” pungkasnya. (nan)

terkait

Bapaslon Dhito-Dewi Memenuhi Syarat, Maju Tahap Berikutnya

redaksi

Simpatisan Kawal Pendaftaran MA-Mujiaman ke KPU Surabaya

redaksi

Saatnya Berbaris Nahdlatul Ulama Memanggil

redaksi