Lapor Anak Diculik, Ternyata Main di Pinggir Sungai

oleh
Gabriel yang diduga diculik bersama petugas sesaat setelah ditemukan sedang bermain

JEMBER, PETISI.CO – Terobsesi isu penculikan anak yang belakangan ini berhembus di Medsos (media sosial), Selasa (21/3/2017), Winda, (29) warga Dusun Ponjen Lor, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, melaporkan anaknya bernama Gabriel (9), yang diduga hilang ke Polsek setempat, yang kenyataannya sang anak sedang bermain di tepian sungai yang berada di sekitar.

Diceritakan oleh Winda, awalnya menjelang pukul 13.00 hari itu, seorang sales sebuah produk consumers goods datang ke rumahnya. Ia mengesankan jika gelagat sales itu begitu mencurigakan, setelah ia menolak tawaran penjualan dari si sales.

“Setelah saya menolak, si sales langsung pergi meninggalkan rumah,” ungkap Winda.

Masih lanjut Winda, bersamaan perginya si sales, anaknya (Gabriel) juga keluar dari rumah tanpa pamitan, setelah beberapa saat setelah anak itu pulang sekolah.

Keberadaan itulah membuat Winda dengan spontan terpikir jika Gabriel, yang baru saja keluar rumah itu sedang menjadi korban penculikan oleh sales asing tersebut.

“Gimana gak kaget, lawong sales pergi anakku yang baru datang sekolah, juga gak ada,” ujarnya.

Dia mengaku, dugaan pencurian anaknya yang terpikirkan olehnya tersebut lantaran ia kerap mendapati kabar penculikan anak dari media sosial.Sebagai ibu yang memiliki anak kecil, dia mengaku begitu terdampak dengan kabar burung itu.

”Saya memiliki anak kecil, saya akui setelah banyak kabar tentang penculikan anak sangat begitu mengkhawatirkan diri saya,” ucap ibu muda ini.

Tak dapat dipungkiri, kekhawatirannya berbuntut laporan kepada petugas kepolisian.

Sementara itu, petugas yang menerima laporan, bergegas melakukan pencarian. Setelah hampir sekitar tiga jam pencarian, ternyata Gabriel didapati sedang bermain bersama beberapa temannya di tepian sungai Dusun Pangonan, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, yang  berjarak 2 km dari rumahnya.

Inspektur Dua (Ipda) Na’i, petugas Polsek Kencong yang melakukan pencarian bersama ibu korban, mengimbau agar warga tidak mudah termakan isu penculikan anak yang beredar di media sosial.

Kendati demikian, ia mengapresiasi kesigapan orangtua yang lekas melaporkan kecurigaannya tersebut.

“Kami imbau agar warga tidak mudah terprofokasi isu penculikan anak. Tapi cepat tanggapnya orangtua patut kami apresiasi,” pungkasnya.(yud)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.