Latihan Rutin, Anggota Sebuah Perguruan Silat Meninggal

oleh
Korban saat di Puskesmas.

JEMBER, PETISI.CO – Saeful Rizal (16), warga Dusun Curah Laos, Desa Lampeji, murid dari perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Sabtu malam dilaporkan tiba-tiba meninggal dunia, saat melakukan latihan rutin di halaman balai Desa Lampeji.

Menurut Kapolsek Mumbulsari AKP Heri Supatmo, berdasarkan hasil visum luar pihak Puskesmas setempat, tidak ditemukan adanya bukti bekas kekerasan fisik pada tubuh korban. Sehingga diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung.

“Saat sedang melakukan pemanasan, tiba-tiba korban mengalami kejang–kejang, pelatih dan sejumlah rekannya berupaya melakukan pertolongan dengan membawanya ke Puskesmas Mumbulsari, namun sayang, setibanya di Puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” ungkap Kapolsek Mumbulsari AKP Heri Supadmo Selasa (8/5/2017) saat dikonfirmasi petisi.co.

Atas kejadian ini, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan meminta untuk langsung memakamkan korban dan menganggap yang terjadi sebagai musibah,

Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Jember, Djono Wasinudin, menyatakan, tidak ada yang salah dengan proses latihan yang dilakukan. Semua sudah dilakukan sesuai prosedur.

“Buktinya tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” katanya.

Masih lanjut Djono, atas meninggalnya korban, pihaknya beserta seluruh kru perguruan Silat PSHT khususnya Cabang Jember, menyatakan turut berduka cita.

“Kami sudah mendatangi rumah korban untuk menyampaikan tanda bela sungkawa,” pungkasnya.(yud)