Layanan Dispendukcapil Kabupaten Kediri Dikeluhkan Warga

oleh

Minim Sosialisasi

 KEDIRI, PETISI.CO  – Minimnya sosialisasi dua program yang diluncurkan Kantor Dispendukcapil Kabupaten Kediri, sejak awal tahun ini mendapat keluhan warga. Pasalnya, selama ini pengurusan administrasi di Kantor Dispendukcapil dinilai lamban.

Dua program Dispendukcapil yakni program On Line Desa dan Keliling Desa diluncurkan untuk menyelesaikan masalah membludaknya pemohon yang datang langsung ke Kantor Dispendukcapil. Sebab selama ini jumlah pemohon administrasi di Kabupaten Kediri per harinya dapat mencapai 800 pemohon.

Agus, salah satu warga Kabupaten Kediri yang sedang mengurus Kartu Keluraga (KK) di Kantor Dispendukcapil, mengaku kecewa jika ternyata terdapat program On Line Desa milik Dispendukcapil yang sudah dapat digunakan.

“Lha ini sosialisasinya saja tidak merata, bagaimana warga bisa tahu. Kalau ada program itu saya nggak perlu repot datang ke Kantor Dispendukcapil, kan sudah ada On Line Desa. Sebab, kalau ngurus ke kantor pasti lama soalnya ngantri banyak,” keluhnya.

Sementara, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data, Supangat mengatakan, tujuan program On Line Desa dan Keliling Desa digagas tak lain untuk memperlancar kepengurusan Administrasi Kependudukan di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Kediri.

“On Line Desa sudah diterapkan di 179 desa, dari jumlah 344 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Kediri. Program On Line Desa bisa melayani penerbitan akte kelahiran, KK, akta kematian dan akta kelahiran bayi berumur kurang dari 2 bulan, dengan jangka waktu 1 hari jadi. Kalaupun program Keliling Desa, sifatnya sosialisasi. Dengan program ini diharapkan masalah bisa terselesaikan,” ujarnya.(dun)