Libur Lebaran 2026, Dinkes Sidoarjo Siagakan 24 Jam Nakes di 10 Pos Pam

oleh
oleh
Kadinkes Sidoarjo, dr Lakhsmie Herawati Yuwantina M.Kes minta masyarakat aktif menghubungi PSC 119 untuk layanan kegawatdaruratan

Sidoarjo, petisi.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo pastikan selama masa libur lebaran 2026, petugas medis di Rumah Sakit maupun Puskesmas tetap siaga memberikan pelayanan kesehatan 24 jam, khususnya yang bersifat kedaruratan.

Kesiapsiagaan bagi pasien ini diberikan bagi para pemudik maupun masyarakat yang menderita sakit atau gangguan kesehatan saat merayakan idul fitri 1447 H.

“Terhitung sejak 14 hingga 27 Maret 2026, sebanyak 31 puskesmas kami siagakan 24 jam. Termasuk seluruh Rumah Sakit yang ada di wilayah Sidoarjo. kami berikan pelayanan kesehatan, khususnya kegawatdaruratan. Bagi pemudik dan masyarakat yang merayakan lebaran, jangan khawatir, kami sudah siagakan baik tenaga medis maupun sarana prasarananya,” ungkap Kadinkes Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes, usai pemberangkatan mudik gratis di depan Pendopo Delta WIbawa, Rabu (18/3/2026).

Lakhsmie menambahkan dalam kasus tertentu seperti kegawatan sakit berat atau kecelakaan, masyarakat bisa menghubungi Public Safety Center (PSC) 119, bebas pulsa. Sambungan ini akan langsung terhubung dengan jejaring layanan respon cepat untuk gawat darurat medis dan kecelakaan, termasuk pertolongan pertama, ambulans, dan evakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Pada prinsipnya PSC 119 siaga menerima laporan darurat yang terkoordinasi dengan jejaring yang selanjutnya memberikan panduan pertolongan pertama trauma maupun non trauma. Silahkan pencet 119, selanjutnya jejaring mengirim tim medis untuk menjemput dan mengevakuasi ke Rumah sakit atau Puskesmas,” beber Kadinkes.

Dalam banyak kasus yang membutuhkan penanganan cepat, imbuhnya, seperti kondisi kritis, kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, dan kegawatdaruratan ibu serta anak.

“Silahkan yang membutuhkan pertolongan cepat, jangan ragu menghubungi 119,” pesannya.

Selain on call PSC 119 di tiga titik, imbuh Lakhsmie, Dinkes Sidoarjo juga mensiagakan Petugas Kesehatan Masyarakat (PKM) 24 jam secara bergiliran di tujuh Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan). PKM yang bertugas tersebut akan bersinergi dengan petugas keamanan dari TNI dan Polri.

“Total ada 10 titik siaga 24 jam, rinciannya tiga titik petugas on call 119 di Pos pam Alun-alun, Rest area arah Sidoarjo dan Rest area arah Surabaya. Kemudian tujuh titik siaga 24 jam yaitu Pos Yan terminal bungurasih, Pospam Medaeng Waru, Pospam Pondok Tjandra Waru, Pospam arteri bundaran Tanggulangin, Pospam pasar Krian, Pospam TAC Trosobo Taman, serta Pospam bundaran TPI Sidoarjo,” urainya.

Lakhsmie menyebutkan jumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas untuk sekali jaga ada dua sampai tiga perawat baik di Pospam maupaun puskesmas.

“Terbagi tiga shift yaitu pagi, sore dan malam. tiap shift nakes yang bertugas ada dokter dan perawat, masing-masing menyesuaikan dengan kebutuhan dan tenaga medis yang tersedia di tiap puskesmas,” pungkasnya. (luk)