Libur Pilkada Serentak, Polisi Pakal Pantau PBI

oleh
Anggota Polsek Pakal keliling di wilayah Perumahan Pondok Benowo Indah.

SURABAYA, PETISI.CO – Libur Nasional pada Rabu (15/2/2017) yang bertepatan dengan Pilkada Langsung, menjadi perhatian sendiri bagi petugas kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah.

Demikian juga yang dilakukan anggota Polsek Pakal, Polrestabes Surabaya. Untuk mengantisipasi keamanan di wilayah, Kapolsek Pakal Kompol I Gede Suartika, SH menyebar anggotanya ke walayah Pakal, terutama ke kawasan rawan kejahatan.

Perumahan Pondok Benowo Indah (PBI) dan Perumahan Griya Benowo Indah (GBI) menjadi salah satu wilayah yang dianggap harus mendapatkaan perhatian khusus. Selain karena wilayah dua perumahan itu padat penduduk, juga rawan adanya tindak kriminal pencurian, khususnya di rumah-rumah yang ditinggal pergi pemiliknya.

Aiptu (Ajun Inspektur Polisi Satu) Nardi, bersama tiga anggotanya, mulai pagi sudah keliling di wilayah Perumahan PBI dan GBI. Selain memantau wilayah PBI dan GBI, Aiptu Nardi bersama anggotanya juga melakukan dialog dengan tokoh warga untuk memberitahukan, pentingnya menjaga lingkungan, supaya terhindar dari aksi kejahatan.

“Karena wilayah Perumahan PBI dan GBI banyak dihuni warga dan jika hari libur seperti sekarang ini, banyak penghuni yang liburan, sehingga rumah-rumah kosong harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Aiptu Nardi, saat berbincang dengan petisi.co.

Dialog anggota Polsek Pakal dengan tokoh masyarakat, untuk sama-sama menjaga keamanan wilayah.

Siang itu, lima anggota Polsek Pakal yang dikomandani Aiptu Nardi juga menyempatkan mendatangi tokoh-tokoh masyarakat di wilayah sekitaran Patung Singa di RW XII . Dihadapan warga, Aiptu Nardi mengajak untuk sama-sama menjaga keamanan di wilayah Pondok Benowo Indah.

“Dengan sering melakukan kontrol di wilayah,  akan mempersempit gerak pelaku yang akan berbuat kejahatan,” ujar Aiptu Nardi.

Selain itu, juga harus  mewaspadai adanya orang asing yang masuk. “Apalagi sampai menginap, harus menjadi perhatian bagi kita semua, khususnya para Ketua RT dan Ketua RW,” ujarnya.

Selain itu, saat hari-hari libur, biasanya banyak penghuni rumah yang keluar, entah pergi ke rumah saudaranya atau pergi libura, maka rumah-rumah kosong itu juga harus menjadi perhatian. Karena biasanya pelaku kejahatan banyak mengincar rumah-rumah kosong.

“Tentunya kalau antara pengurus kampung dan tokoh-tokoh masyarakat sering melakukan kontrol di wilayahnya masing-masing, tentunya akan meminimalisir tindak kejahatan,” pesan polisi lalu lintas ini.(aji)