LPK Chishiki Indonesia Kota Batu Buka Pelatihan Bahasa dan Magang ke Jepang

oleh
Pose bersama seteleh pembuka dan syukuran pemotongan tumpeng

BATU, PETISI.CO – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Chishiki Indonesia, yang bergerak dibidang pelatihan bahasa dan magang ke Jepang, beralamatkan di Jl Kapten Ibnu, Kecamatan Batu, Kota Batu ini siap bentuk dan karekter pemuda Indonesia.

Maka, pada Rabu (29/8/2018) LPK Chishiki Inodenesia, melaksanakan pembukaan pelatihan bahasa dan magang ke Jepang.

Tentunya, rasa syukur itu tetap dicurahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Maka sebagai bentuk syukur tersebut, dimeriahkan dengan prosesi pemotongan tumpeng. Yang sebelumnya, pembacaan doa dipimpin oleh ustad Solikin.

Anggota DPRD Kota Batu, Deddy Irfan Alwani, saat memberikan nasi tumpeng kepada siswa yang siap berangkat ke Jepang.

Dalam prosesi acara tersebut, dihadiri oleh beberapa tamu undangan penting,  diantaranya anggota DPRD Kota Batu, Deddy Irfan Alwani, bersama istri Norma Ningseh, Ketua FKPPI Kota Batu, H.Sutris Nan Tamtama, Ketua Ujung Aspal Jawa Timur, Alex Yudawan, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batu, Hendra Angga Sonata dan lain-lain.

Derektur Chishiki, M. Dadik, saat dikonfirmasi menjelaskan saat ini telah dimulainya pelatihan Bahasa Jepang, yang endingnya nanti akan dikirim sebagai peserta pelatihan kerja ke Jepang.

“Siswa akan mengikuti pelatihan itu selama empat bulan, dan langsung magang ke Jepang selama empat tahun,” ucapnya.

Usai pimpin doa, istad Solikin berikan nasi tumpeng kepada siswa

Sementara ini jumlah siswa yang magang (Kensyusei), sebanyak dua puluh orang dari berbagi daerah. Yaitu dari Jakarta, Malang, dan Kota Batu.

“Syarat siswa yang ingin berangkat ke Negeri Sakura, minimal mereka lulusan SMA sederajat. Dan usia mereka minimal 28 tahun, maksimal 28 tahun,” tandasnya.

Dia tekankan, program ini bertujuan untuk menimba ilmu ke disiplinan, pola pikir dapat berubah ketika mereka pulang ke Indonesia dan dapat menerapkan di Indonesia. Ketika mereka pulang dapat menduduki level tinggi, pada saat di butuhkan di perusahan asing atau Jepang yang ada di Indonessia.

“Mulai tahun 1996 sampai 1999, saya pernah di Jepang dan menjadi operator mesin pro pabrik oil seal, di Baragi Ken. Sehingga disini saya berbagi ilmu, khususnya bagi pemuda di Batu, dan Malang Raya dapat bermanfaat bagi mereka setelah pulang dari Jepang,” imbuhnya

Masih kata Dadik, Lembaga Pelatihan Kerja Chishiki Indonesia, yang bergerak dibidang pelatihan bahasa dan magang ke Jepang ini adalah angkatan pertama dan satu-satunya di Kota Batu. Sehingga pemuda di Kota Batu, dapat berpikir maju, seperti orang Jepang, yang disiplin waktu, dan secara kwalitas mereka akan beda.(eka)