LSM ALOKA Kediri Demo Mapolda, Tuntut Pengusutan Ujian Perangkat Desa

oleh
LSM ALOKA Kediri Demo Mapolda

KEDIRI, PETISI.CO – Aliansi LSM dan ORMAS se-Kediri Raya (ALOKA) menggeruduk Mapolda Jawa Timur untuk menuntut pengusutan kasus polemik ujian dan pengangkatan perangkat desa di Kabupaten Kediri yang tak kunjung usai, Senin (7/5/2018) siang.

Daniel Arisandi salah satu orator dalam aksi siang ini menjelaskan bahwa kedatangannya ke Mapolda kali ini adalah untuk meminta agar para aparat penegak hukum yang berada di daerah jangan ragu untuk mengusut tuntas setiap laporan dugaan korupsi yang dilaporkan oleh para aktifis anti korupsi.

“Aparat jangan pernah ragu untuk mengusut tiap – tiap kasus yang kami laporkan. Dan perlu diingat apapun yang terjadi kami bertekad selama kami masih bisa bernafas kami akan terus melaporkan setiap kasus dugaan korupsi yang terjadi dan dalam kesempatan ini kami juga memberikan barang bukti terkait laporan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Kediri,” ujarnya.

Aksi kali ini juga diwarnai dengan teatrikal dari Tjetjep M Yasin SH, dengan berpenampilan layaknya tukang gambuh jaranan (kesenian khas Kediri) dan sambil membagi – bagikan sekitar ratusan lembar selebaran kepada pengguna jalan di sepanjang jalan depan Mapolda Jatim.

“Ini sebagai simbol bahwa kami akan terus berjuang memberantas korupsi dari bumi Kediri,” kata Kang Tjetjep sapaan akrab rekan – rekan aktifis anti korupsi kepada pria yang sehari – hari berprofesi sebagai advokat tersebut.

Selain itu, Roy Kurnia Irawan ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Kota Kediri yang turut hadir siang ini mengatakan, Kehadiranya dalam aksi damai di Mapolda Jatim kali ini bertujuan untuk mendukung penuh Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk memberantas korupsi yang terjadi diwilayah hukum Polda Jatim.

“Semua oknum pejabat yang terlibat kasus korupsi di Jawa Timur harus di jebloskan ke penjara, tidak peduli itu Oknum Bupati ataupun Oknum Walikota, bila terbukti korupsi ya harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka yang merampok uang rakyat,” pungkasnya.(bay)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.