PETISI.CO
Barang bukti yang diamankan.
HUKUM

Maesara, Perempuan dalam Keterlibatan Peredaran Penyalahgunaan Narkoba di Sumenep

SUMENEP, PETISI.CO – Peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kabupaten Sumenep, khususnya wilayah kepulauan kian masif terjadi, pelakunya pun bukan dari kalangan seorang laki-laki melainkan perempuan juga terlibat di dalamnya. Seperti Maesara, asal Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean seorang perempuan yang terlibat peredaran penyalahgunaan sabu-sabu.

Perempuan (36) ini, berhasil diamankan timsus Polres Sumenep bersama seorang laki-laki Ainur R (30) asal Desa Kalikatak, dan Agus F (26) asal Desa Kalingayar, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean Sumenep.

Menurut keterangan Kasubbaghumas Polres Sumenep, ketiganya ditangkap pada Sabtu, 17 Oktober 2020 sekitar pukul 15.30 WIB, di rumah Agus F, yang beralamat Desa Kalingayar.

“Dengan barang bukti 4 plastik klip berisi sabu-sabu, dengan berat 4.20 gr, 0.26 gr, 0.25 gr dan 0.35 gr,” terang AKP Widiarti dalam rilis yang dihimpun petisi.co, Minggu (18/10/20).

Selain sabu-sabu, barang bukti lain yang berhasil diamankan juga, tiga buah handphone seluler merk Vivo, Xiaomi dan Advan. Serta satu bungkus rokok Surya12.

Kasubbaghumas Polres Sumenep mengungkapkan, penangkapan berawal dari anggota timsus melaksanakan penyelidikan terkait maraknya peredaran narkotika sabu-sabu di wilayah Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean Sumenep.

Lanjut Widiarti, selanjutnya anggota timsus mendapatkan informasi adanya transaksi peredaran narkotika sabu-sabu di wilayah Desa Kalingayar. Sehingga kemudian dilakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut.

Alhasil, dari anggota timsus mendapati seorang pengendara sepeda motor yang dicurigai akan melakukan transaksi sabu-sabu di sebuah rumah yang berada di Desa Kalingayar.

Dari situ, sambung Widiarti, anggota timsus melakukan tindakan kepolisian dengan cara masuk ke dalam rumah dan melakukan penggeledahan.

Saat dilakukan penggeledahan, terang Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini, ditemukan barang bukti itu yang berupa sebanyak empat plastik klip berisi sabu-sabu, dengan berat 4.20 gr, 0.26 gr, 0.25 gr, 0.35 gr dan tiga buah handphone seluler merk Vivo, Xiaomi, Advan serta satu bungkus rokok Surya12.

Kemudian selanjutnya, dilakukan interogasi kepada ketiganya. Hasil interogasi dari Ainur R, menurut Widiarti, bahwasanya narkoba jenis sabu-sabu tersebut didapatkan dari terduga tersangka yang bernama Pi’i.

Kemudian dari pengakuan itu, anggota timsus melakukan penangkapan terhadap tersangka Pi’i, dan melakukan penggeledahan di rumah miliknya, di Desa Pasiraman Kecamatan Arjasa. Akan tetapi, Widiarti menyebutkan, anggota tidak menemukan barang bukti.

Selanjutnya anggota membawa terduga tersangka dan barang bukti ke Polsek Kangayan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Namun saja, Kasubbaghumas Polres Sumenep tidak menjelaskan dari tersangka yang diamankan dibawa.

Mengingat disebutkan anggota timsus melakukan penangkapan terhadap terduga tersangka yang bernama Pi’i, orang yang disebut barang sabu-sabu didapat darinya, berdasarkan pengakuan tersangka Ainur R. Sehingga dilakukan penggeledahan di rumah miliknya, akan tetapi, tidak ditemukan barang bukti.

Sementara dalam perkara ini, akan dikenakan penerapan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (ily)

terkait

Reskrim Polres Kuansing Amankan Dua Tersangka Shabu

redaksi

Asyik Main Judi Bingo, Dua Pelaku Diciduk Polsek Kota

redaksi

Satu Bulan Polres Mojokerto Kota Tangkap 16 Tersangka Narkoba

redaksi
Open

Close