Sidoarjo, petisi.co – Beredar viral rekaman CCTV, aksi pencurian sepeda motor di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat komplotan pelaku, berjumlah tiga orang pria menyatroni rumah kos di Dusun Wonokoyo, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, pada Rabu dini hari, 12 Pebruari 2026.
Menurut korban, Anniyatus sholichah (34) dari rekaman CCTV terlihat pelaku berboncengan menggunakan satu sepeda motor, berbagi peran. Satu orang sebagai joki menurunkan dua pelaku lainnya sebagai eksekutor.

“Satu pelaku duduk di atas motor menunggu di ujung kamar kos nomor satu. Sedangkan dua pelaku lainnya masuk ke area rumah kos. Lalu membawa kabur satu unit sepeda motor Scoopy milik adik saya. Sebenarnya, ada tiga motor parkir persis di depan pintu ini. Tapi pelaku ambil yang pinggir,” beber Anniyatus seraya menunjuk lokasi yang dimaksud, Rabu (18/2/2026).
Saat kejadian, ia mengaku tengah terlelap tidur. Sehingga tidak menyadari motor dibawa kabur pelaku.
“Kejadiannya jam 03.45 WIB, masih lelapnya orang tidur. Sehingga tidak terdengar, motor diambil pelaku. Aksi tersebut baru diketahui suami saya sekitar pukul 05.30 WIB. Lalu cek CCTV dan langsung lapor polisi,” terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukodono, AKP Iqbal Setya Bimantara membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban pasca kejadian. Ia menegaskan ciri-ciri pelaku telah dikantongi berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi.
“Korban siangnya langsung melapor ke Polsek Sukodono. Kerugian satu unit sepeda motor jenis Scoopy tahun 2019. Tim kami kini tengah memburu ketiga pelaku,” ujar AKP Iqbal Setya Bimantara.
Iqbal menyebut dari hasil peneriksaan di lokasi, diketahui pelaku awalnya hendak mencuri sepeda motor jenis NMAX yang juga terparkir di lokasi. Namun upaya tersebut gagal sehingga pelaku akhirnya membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik korban.
“Pelaku sempat mencoba mengambil NMAX namun tidak berhasil, akhirnya membawa Scoopy,” tambahnya.
Kapolsek juga menyebutkan dugaan sementara, aksi pencurian tersebut terjadi karena ada penghuni kos lupa mengunci pagar, sehingga memudahkan pelaku masuk ke area parkir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda, serta selalu menutup dan mengunci pagar rumah atau tempat tinggal guna mencegah terjadinya aksi kejahatan serupa,” tandasnya. (luk)








