Petisi
Prosesi pesta adat Mappogau Hanua.
PERISTIWA

Masyarakat Bongkong Menggelar Pesta Adat Mappogau Hanua

Ungkapan Syukur Setelah Pesta Panen

SINJAI, PETISI.CO – Masyarakat Bongkong, Kelurahan Samaenre yang terletak di Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai menggelar pesta adat Mappogau Hanua, Senin (4/11/2019).

Pesta adat yang merupakan sebagai ungkapan rasa syukur penduduk setempat setelah melaksanakan pesta panen ini sudah menjadi tradisi adat kampung Bongkong secara turun-temurun dan digelar setiap tahunnya.

Di laksanakannya prosesi pesta adat “Mappogau Hanua” bertujuan untuk melestarikan tradisi budaya dan kearifan lokal khususnya yang ada di Kecamatan Sinjai Tengah serta mengangkat dan memperkenalkan potensi wisata budaya bagi wisatawan, meningkatkan solidaritas dan kebersamaan antar masyarakat, dan paling utama mendukung upaya peningkatan jumlah pengunjung wisatawan di Kabupaten Sinjai ini.

Sekertaris Dinas Pariwisata dan kebudayaan, Andi Mandasini dalam laporannya bahwa kegiatan ini dilaksanakan di tiga tempat berbeda di Kecamatan Sinjai Tengah secara bergantian masing-masing Bongkong, Bola Saohiring, dan Caile di Desa Kanrung.

Turut hadir pula Forkopimda/diwakili, Staf Ahli Bupati Sinjai, Para Kepala OPD, Camat/lurah Se-Kab. Sinjai, Para Toko Seni dan Budaya, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, dan Para Tamu Undangan.

Wakil Bupati Sinjai,  Hj. Andi Kartini Ottong mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian masyarakat terhadap upaya pelestarian kebudayan dan kearifan lokal.

Lanjut, beliau mengungkapkan bahwa Pesta Adat Mappogau Hanua ini merupakan event budaya yang terselenggara tiap tahunnya dan dilaksanakan secara bergiliran dan sebagai rasa syukur masyarakat terhadap hasil pertanian dan perkebunan.

“Alhamdulillah event ini merupakan salah satu dari tiga event Nasional di Kabupaten Sinjai dan sudah diakui oleh pemerintah pusat yakni, pesta adat Marrimpa Salo, Mappogau Sihanua dan Mappogau Hanua. Event ini melambangkan bahwa Kabupaten Sinjai merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki keragaman budaya yang khas,” katanya.

Rangkaian acara tradisi “Mappogau Hanua” ini terbilang sukses dan sangat meriah. Berbagai rangkaian acara pun memeriahkan pesta adat ini, mulai maggalasyeng, massikkiri, macceccu, prosesi makkere bunga, mappadekko, mappelong uwae hingga manre Ade. (*/rasyid)

terkait

UU MD3 Menjadi Bahasan Mahasiswa Seluruh Indonesia

redaksi

Gubenur Jatim dan Walikota Batu, Hadiri HUT Ke-58 YPPI

redaksi

Haul ke 8, Mahfud MD Kenang Gus Dur Sebagai Pemimpin Tegas

redaksi