Mau Digusur Pengairan Propinsi, Warga Semboro Wadul Kades

oleh
Kaget, perwakilan warga saat di balai Desa Semboro menunjukkan surat penggusuran dari Pengairan Provensi.

JEMBER, PETISI.CO – Kurang lebih 4 warga, perwakilan dari 6 warga yang menempati atau bangunan rumah tinggalnya berada di daerah sempadan sungai pengairan Desa Semboro, Minggu (23/4/2017) mendatangi balai desa, untuk meminta tolong perihal pembongkaran yang akan dilakukan Pengairan Provinsi, pada Rabu (26/4/2017) mendatang.

Mereka meminta kepada Didik, Kepala Desa Semboro sebagai pemangku kebijakan di desa untuk melobi atau meminta kepada pihak pengairan, agar pembongkaran rumah mereka diundur . Atau memberikan waktu satu tahun lagi (usai lebaran).

“Kami meminta tolong kepada kepala desa untuk memintakan waktu kepada Dinas Pengairan Provinsi, agar

pembokaran rumah kami diundur, ya satu tahun lagilah atau setelah lebaran,” ungkap Sugiono, perwakilan warga yang mempunyai usaha mebel di tempat tersebut.

Masih lanjut Sugiono, jika tanggal 26 nanti akan digusur, usaha mereka akan pindah kemana. Sementara masih belum ada tempat untuk merelokasi usaha mereka.

“Kemana kita mau pindah, sementara kita masih belum mempunyai uang yang cukup untuk berpindah,” katanya.

Sementara itu, Didik Kepala Desa Semboro mendengar aduan warganya kaget. Karena pihak pemerintah desa belum mendapat surat apapun dari Pengairan Provinsi, terkait rencana penggusuran yang akan dilakukan diwilayahnya.

“Jujur, saya kaget ketika mendengar ada penggusuran di wilayah saya. Karena  tidak ada satu suratpun pemberitahuan dari pihak pengairan ke kami sebagai pemerintah desa,” jelas Didik.

Hal senada juga disampaikan Camat Semboro Dariyanto disela sela pertemuan dengan perwakilan warga. Dirinya mengaku juga tidak pernah menerima surat pemberitahuan apapun dari Pengairan Propinsi.

“Kami juga tidak menerima surat apapun terkait dengan penggusuran warga Desa Semboro yang rumah tinggalnya berada di daerah Sempadan sungai,” ujarnya.

Diketahui, dalam surat dari pengairan tersebut ada 6 rumah tinggal yang akan dibongkar, yakni rumah tinggal milik Sugiono, Rosidi, Khaeroni, Slamet, Bu Warsinah dan Sugiono.(yud)