May Day 2026, Ini “Kado” Istimewa dari Pemprov Jatim

oleh -37 Dilihat
oleh
Gubernur Khofifah merayakan Hari Buruh Internasional bersama ribuan buruh

Surabaya, petisi.co – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak serta jajaran Forkopimda Jatim  memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja/buruh dari berbagai aliansi serikat buruh di Halaman Kantor Gubernur Jatim, Jumat (1/5).

Dalam suasana penuh kebersamaan dan keakraban, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menghadirkan paket kebijakan strategis sebagai bentuk respons atas aspirasi buruh sekaligus komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di Jatim.

Sejumlah program afirmatif bagi “kado” buruh itu, antara lain insentif pemotongan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), perluasan akses pendidikan melalui kuota afirmasi bagi anak buruh.

Selanjutnya, penguatan transportasi publik melalui pengembangan Bus Trans Jatim koridor Pasuruan Raya, hingga percepatan regulasi perlindungan pekerja.

Gubernur Khofifah menjelaskan, insentif pajak kendaraan bermotor diberikan dengan skema pengurangan sekitar 20 persen. Khususnya bagi buruh dalam kategori desil 1 hingga 4, termasuk kemungkinan pembebasan pajak pokok dan pungutan tambahan sesuai kriteria.

“Kami akan menyusun skemanya sehingga nantinya, yang diberikan berupa pengurangan  pajak yang bisa meringankan beban para buruh,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jatim juga kebijakan kuota afirmasi pendidikan bagi anak-anak buruh sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan yang berkualitas.

Kebijakan afirmasi ini, telah diinisiasi sejak enam tahun lalu, namun implementasinya masih perlu diperkuat. Hingga saat ini, capaian kuota afirmasi baru mencapai sekitar 1,33 persen dari target 5 persen pada tahun 2025.

“Ini adalah komitmen dari Pemprov Jatim mengantarkan putra putri buruh di Jatim mendapatkan layanan pendidikan sebaik mungkin,” tandasnya.

Di sektor transportasi, Pemprov Jatim juga merespons aspirasi buruh terkait kebutuhan mobilitas dengan merencanakan pembukaan koridor baru Bus Trans Jatim di kawasan Pasuruan Raya, khususnya untuk mendukung akses pekerja di kawasan industri.

“Pembukaan koridor baru akan di siapkan untuk Pasuruan Raya sehingga para buruh bisa memperoleh akses bagi yang bekerja di sekitar kawasan industri PIER. Semoga tahun depan bisa kita buka,” paparnya.

Selain itu, sebagai bentuk perlindungan tenaga kerja, Pemprov Jatim juga tengah mendorong pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Jaminan Pesangon bersama DPRD Jatim.

“Kado istimewa Pemprov Jatim juga sedang mencari format terhadap  penyediaan hunian layak bagi buruh melalui program dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruar Sirait,” ungkal Khofifah.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis, meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, serta beasiswa bagi ahli waris pekerja.

Santunan diberikan kepada ahli waris almarhum Moch. Samsul Munif sebesar Rp437.080.450 dan almarhum Aji Candra Wibowo sebesar Rp555.882.450.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jatim Ahmad Fauzi menyampaikan apresiasi atas berbagai kebijakan yang dinilai berpihak pada pekerja.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan keberpihakan Ibu Gubernur kepada buruh. Kebijakan seperti kuota afirmasi pendidikan, insentif pajak, hingga rencana penguatan transportasi sangat dirasakan manfaatnya,” tandasnya.

Rangkaian kegiatan peringatan May Day 2026 di Jatim ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, serta penyerahan kue ulang tahun kepada perwakilan serikat pekerja. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.