Memanfaatkan Pekarangan Belakang Rumah Berkebun Tanaman Sayur Sayuran

oleh -81 Dilihat
oleh
-->

GRESIK, PETISI.CO – Memiliki lahan yang luas serta sawah untuk bercocok tanam merupakan impian setiap petani untuk memenuhi kebutuhan serta ekonomi bagi keluarga.

Begitu juga dengan Sujito (49) salah satu warga desa Siwalan, Kecamatan Panceng, kecamatan panceng, Kabupaten Gresik, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang batu di desanya. Ia memilih menjadi seorang tukang batu karena dirinya tidak memiliki sawah untuk digarap sehingga dia banting stir menjadi seorang tukang batu.

Melirik peluang yang ada untuk menambah pendapatan keluarga, Sujito menanam tanaman sayur dibelakang rumah miliknya kebetulan ada lahan yang masih tersisa untuk ditanami tanaman terong yang hasilnya dijual di pasar desa.

Ia menuturkan bahwa dari hasil menanam terong tidak tentu hasilnya karena harga sayuran yang turun naik tidak menentu sehingga ia tidak bisa menggantungkan dari penjualan sayur miliknya.

Rabu (23/6/2021) saat Dihampiri Serka Hartono salah satu anggota satgas TMMD reg.111 Kodim Gresik, Sujito menyampaikan bahwa harga terong ahir-ahir ini menurun.

“Saat ini harga terong turun pak, apalagi musim pandemi ini tambah sulit, untungnya saya masih bekerja sebagai tukang batu di rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dalam program TMMD ini,”Kata Sujito.