PETISI.CO
Mendagri Tito Karnavian saat diwawancarai wartawan.
BERITA UTAMA PEMERINTAHAN

Mendagri: Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri Permudah Layanan Publik

SURABAYA, PETISI.CO – Mesin cetak dokumen kependudukan bernama “Anjungan Dukcapil Mandiri” dari Kementerian Dalam Negeri memiliki banyak manfaat. Salah satunya, mempermudah layanan publik.

“Mesin ini sangat banyak manfaatnya karena mempermudah layanan publik dan pasti menjadi lebih baik,” kata Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian kepada wartawan usai penyerahan mesin ke perwakilan kabupaten/kota di Jatim sekaligus Rapat Koordinasi Pemerintahan Provinsi Jawa Timur 2020 di Surabaya, Jumat (31/1/2020).

Melalui mesin Anjungan Dukcapil Mandiri, masyarakat yang sebelumnya mengurus kartu kependudukan harus melalui RT, RW, kelurahan hingga kecamatan sudah bisa memangkas waktu, jarak maupun biaya.

Baca Juga :  57.189 Ikut Tes CPNS, Kepala BKD Jatim: Ada 57 Formasi Kosong

“Belum lagi harus dilempar sana, dilempar sini dan lambat karena bertemu manusia dengan manusia. Dengan mesin ini, semuanya bisa dipercepat,” ucap mantan Kapolri tersebut.

Manfaat lainnya, lanjutnya, yakni upaya pencegahan terhadap tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Sebab, tak ada kesempatan mereka bertemu dengan otoritas pemilik kewenangan.

“Sekarang dengan memasukkan nomor identitas kependudukan maka bisa dicetak empat dokumen penting, yaitu KTP, kartu keluarga, akta kelahiran serta kartu kematian,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Mendagri sangat mengapresiasi peran Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang memiliki inisiatif mengumpulkan kepala daerah agar segera menggunakan mesin tersebut di seluruh daerah di wilayah setempat.

Baca Juga :  Pemkab Jember Kirim Perubahan Anggaran Pencegahan Covid-19 ke Mendagri

“Kemendagri punya database dan sistem, tapi tidak punya biaya. Nah, biayanya ini dari pemerintah di daerah. Pertama kali yang beli Kabupaten Magetan, lalu Bu Khofifah mendengar dan segera menerapkannya di Jatim,” ungkapnya.

Ia berharap Jatim sebagai provinsi perintis bisa memicu daerah-daerah lain di Tanah Air untuk menerapkannya juga. “Program ini bukan kepentingan pemerintah, tapi untuk rakyat dan pasti akan disukai karena akses kemudahan yang diberikan,” ucapnya.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD juga mengapresiasi adanya mesin pencetak kartu kependudukan. “Harapannya, layanan terhadap masyarakat semakin dipermudah,” kata eks-Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Baca Juga :  HUT Korpri di Lingkungan Kodam Brawijaya Jadi Motivasi Peningkatan Layanan Publik

Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boediana, seluruh kepala daerah di Jatim serta ribuan undangan dari 38 kabupaten/kota. (bm)

terkait

Penambang Sumur Tua Tolak PT GCI Tertibkan Sumur

redaksi

Pemprov Jatim Bantah Minta Sumbangan OPD untuk Pesta Rakyat dan Kuliner Gratis

redaksi

Pemprov Jatim Bantu 168 Pesantren Untuk Pendisiplinan Penegakan Protokol Kesehatan

redaksi