PETISI.CO
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, dr Rochmad Hidayat.
PERISTIWA

Meski Langka Dinkes Magetan Berusaha Cukupi Kebutuhan Oksigen Untuk Puskesmas

MAGETAN, PETISI.CO – Dengan meningkatnya pasien yang terkonfirmasi covid-19, kebutuhan stok oksigen baik di rumah sakit maupun puskesmas di Kabupaten Magetan meningkat.

Meskipun begitu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten magetan tetap berusaha mencukupi kebutuhan oksigen dengan mengajukan pembiayaan pengadaan oksigen untuk ketersedian puskesmas melalui anggaran Dana Tak Terduga (DTT) dan saat ini sudah terproses.

“Semoga dalam waktu dekat ini cepat tercukupi terutama masalah oksigen di Puskesmas,” terang Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, dr Rochmad Hidayat.

dr Rochmad menyampaikan Pasokan oksigen ada 2 tempat yang pertama dari PT Samator dan yang ke dua pasokan dari Kawedanan, jadi Alhamdulillah memang agak ada sedikit terkendala sudah bisa memenuhi kebutuhan di Magetan.

Baca Juga :  RSUD dr. Sayiman Magetan Akan Memproduksi Oksigen Sendiri

“Selain itu Lanud Iswahyudi juga siap membantu untuk kebutuhan stok oksigen di Kabupaten Magetan,” terang dr Rohmat.

Terkait hal tersebut Kadinkes harap agar masyarakat tidak panik menghadapi kabar soal adanya potensi kelangkaan oksigen beberapa waktu terakhir ini.

Meski stok oksigen diprioritaskan untuk pasien yang ada di rumah sakit namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinkes tetap berusaha mencukupi kebutuha oksigen bagi Puskesmas.

dr Rohmat menambahkan, bahwa memang kondisi saat ini di Puskesmas-Pukesmas anggarannya untuk membeli oksigen sebagai besar memang sudah habis.

Baca Juga :  Dandim, Kapolres Banyuwangi dan Danlanal Pantau Penghitungan Suara Pemilu 2019 dengan Patroli Motor

“Sehingga Puskesmas kesulitan untuk mencukupi kebutuhan oksigen pasien covid yang saat ini dirawat di Puskesmas,” imbuh dr Rohmat.

Sebenarnya kalau sesuai aturan pasien yang terkonfirmasi yang kondisinya atau keadaannya sedang maupun berat sebaiknya dirujuk di rumah sakit rujukan. Karena di rumah sakit yang lebih bisa menanggung biaya perawatannya, sedangkan di Puskesmas itu memang tidak bisa ditanggung biayanya oleh Pemerintah, tapi disisi lain, sebagai fasilitas pelayanan kesehatan harus tetap berkewajiban melayani pasien apapun kondisinya.

“Jadi meskipun pasien itu terkonfermasi kondisi berat dan saat mau dirujukpun kesulitan, akhirnya dengan terpaksa Puskesmas tetap merawat pasien yang terkonfirmasi dengan fasilitas yang ada, salah satunya diantaranya adalah oksigen,” terang dr Rohmat.

Baca Juga :  Dinkes Magetan Berikan Surat Sehat dan Pemeriksaan Rapid Test Gratis

Kebetulan saat sekarang kesulitan stok oksigen. Ketersediaan oksigennya terbatas Anggarannya tidak ada akhirnya dibeberapa Puskesmas atas seijin dari pasien, untuk menyediakan atau membeli oksigen sendiri.

“Tidak ada tujuan lain, tujuanya hanya untuk menyelamatkan pasien bagaimana pasien itu bisa tetap mendapatkan oksigen,” ungkasnya. (pgh)

terkait

Warga Tumenggungan Lamongan Tolak Pendirian Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19

redaksi

HUT RI Ke 76, Satlantas Polres Probolinggo Kota Berikan Layanan SIM Gratis

redaksi

VIP Social Event And Joy Flight Dalam Rangka HUT TNI AU ke 73 di Lanud Abd Saleh Malang

redaksi