Magetan, petisi.co – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kabupaten Magetan Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Surya Graha Magetan, Rabu (04/02/2026).
Muscab tahun ini mengusung tema “Transformasi, Akselerasi, Berinovasi” sebagai komitmen Gerakan Pramuka untuk terus berkembang dan menjawab tantangan zaman, khususnya dalam pembinaan generasi muda.
Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Bambang Suyanto. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, memperkuat karakter, serta membekali peserta didik dengan kecakapan hidup yang relevan dengan perkembangan era modern.
Menurutnya, tujuan mulia tersebut membutuhkan pengelolaan organisasi yang tertib, proporsional, serta berlandaskan peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).
“Dengan sinergi yang kuat, kegiatan kepramukaan tidak hanya bermanfaat bagi adik-adik Pramuka, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat Magetan. Mulai dari penguatan karakter generasi muda, kepedulian sosial, hingga dukungan terhadap pembangunan daerah,” jelas Bambang Suyanto.
Sementara itu, Bupati Magetan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musyawarah Cabang bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk menentukan arah kebijakan dan masa depan Gerakan Pramuka di Kabupaten Magetan.
“Musyawarah cabang yang kita gelar hari ini bukanlah sebuah acara rutin semata, melainkan momentum yang sangat penting dalam perjalanan organisasi kita,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, Muscab menjadi wadah untuk menyusun arah kebijakan, merumuskan program kerja, serta menetapkan prioritas kegiatan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Magetan untuk masa bakti 2026–2031.
Bupati juga menekankan bahwa musyawarah harus menghasilkan rancangan kerja yang konkret, terukur, dan adaptif. Program kerja tersebut diharapkan mencakup penguatan sistem pembinaan anggota di setiap tingkatan, revitalisasi struktur organisasi agar lebih efektif dan efisien, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik pengurus maupun pembina.
“Musyawarah ini harus menghasilkan rancangan kerja yang konkret, terukur, dan adaptif. Mulai dari penguatan sistem pembinaan anggota, revitalisasi struktur organisasi, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, hingga perluasan peran sosial Gerakan Pramuka di tengah masyarakat,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan pembukaan Muscab kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Kejuaraan Lomba Gugus Depan Unggul Tingkat Kabupaten serta Lomba Kwartir Ranting (Kwaran) Tergiat.
Melalui Muscab ini, Gerakan Pramuka Magetan diharapkan semakin solid, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan sosial. (mas)








