Musrenbang RSUD Dr Soetomo, Pj Gubernur Adhy: Wujudkan Perencanaan Berkualitas untuk Tingkatkan Pelayanan

oleh -186 Dilihat
oleh
Pj Gubernur Adhy diwawancarai wartawan usai membuka Musrenbang RSUD Dr Soetomo Tahun 2025

SURABAYA, PETISI.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Tahun 2025 di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Selasa (16/7/2024).

Di kesempatan ini, Adhy menyatakan optimismenya bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo akan mampu mewujudkan perencanaan yang berkualitas. Perencanaan yang berdampak pada peningkatan layanan di rumah sakit milik Pemprov Jatim ini.

“Melalui forum-forum yang diselenggarakan selama proses musrenbang ini diharapkan dapat mewujudkan perencanaan yang berkualitas sekaligus berdampak pada peningkatan pelayanan di RSUD Dr. Soetomo,” ujarnya.

Dijelaskan, RSUD Dr Soetomo merupakan salah satu unit organisasi bersifat khusus (UOBK) yang mendukung salah satu sasaran Dinas Kesehatan Jatim yaitu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Karena itu, penting untuk merumuskan segala perencanaan dengan sistematis, terarah, terpadu, efektif, efisien dan tanggap terhadap perubahan.

“Musrenbang ini menjadi wadah yang tepat untuk menggali seluruh masukan dan saran dari semua stakeholder guna menentukan prioritas pembangunan di RSUD Dr. Soetomo,” katanya.

Menurutnya, dalam menyusun perencanaan pembangunan, penganggarannya harus disusun dengan sangat detail. Belanja wajib langsung diwujudkan dengan pelayanan masyarakat.

Tujuannya agar pelayanan kesehatan yang diberikan RSUD Dr Soetomo semakin optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Apa yang diberikan RSUD Dr. Soetomo ini sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tegasnya.

Dalam rangka mewujudkan komitmen sebagai rumah sakit rujukan nasional yang memiliki layanan unggulan serta pengampu layanan prioritas Kemenkes predikat paripurna, RSUD Dr Soetomo juga tengah mengembangkan layanan privat sebagai revenue center.

Tentunya tetap dengan mengedepankan mutu pelayanan terbaik yang tidak kalah dengan kualitas pelayanan kesehatan di luar negeri. “Ke depan kita ingin ada layanan internasional yang sudah berjalan sekarang itu bisa bertambah, supaya masyarakat yang sering berobat keluar negeri beralih berobat RSUD Dr Soetomo,” ucapnya.

Di sisi lain berlakunya undang- undang nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah mulai 1 januari 2025 mendatang berpengaruh pada pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Jatim.

Hal itu, disebabkan hasil penerimaan pbbkb dibagihasilkan sebesar 70% kepada kabupaten/kota dan 30% untuk provinsi. “Ini berpotensi pada PAD kita, mengalami penurunan sekitar 4,1 triliun rupiah,” tandasnya.

Pihaknya berharap musrenbang RSUD Dr Soetomo ini dapat menghasilkan prioritas rencana program dan kegiatan RSUD Dr Soetomo tahun 2025. Selain itu juga diintegrasikan dengan prioritas pembangunan pada RKPD Provinsi Jatim tahun 2025.

“Semua adalah penting, semua unit di RSUD Dr Soetomo adalah penting, semua sama tidak ada yang menonjol, sehingga alokasi dan prioritas harus diperhitungkan tapi bagaimana supportingnya bisa berkurang tapi pelayanan kepada masyarakat budgetnya bisa bertambah,” pesannya.

Direktur RSUD dr Soetomo Prof Cita Rosita Sigit Prakoeswa menyampaikan Musrenbang RSUD dr Soetomo tahun 2025 dilakukan untuk meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi rencana program kegiatan di RSUD yang dipimpinnya. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman terhadap peningkatan layanan publik dan kepuasan masyarakat.

“Hasil yang diharapkan dari musrenbang 2025 ini adalah terwujudnya perencanaan program dan kegiatan RSUD dr Soetomo yang telah mengakomodir seluruh aspirasi dari unit-unit kerja sehingga sinkron dan representasi tapi tentu ada prioritisasi di dalamnya,” kata

Sementara itu Dekan Fakultas Kedokteran UNAIR Prof Budi Santoso menyampaikan bahwa RSUD Dr Soetomo berkontribusi banyak terhadap naiknya peringkat UNAIR dan Fakultas Kedokteran UNAIR di tingkat dunia. Hal itu didukung banyaknya penelitian yang di lakukan UNAIR dengan melibatkan RSUD Dr. Soetomo.

“Mudah-mudahan musrenbang ini menghasilkan sebuah lompatan untuk mempertahankan RSUD Dr. Soetomo tangguh, tumbuh dan terus maju,” harapnya. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.