Petisi
Nasdem Bali Buka Pendaftaran Caleg
BERITA UTAMA

Nasdem Bali Buka Pendaftaran Caleg

DENPASAR, PETISI.CO – Partai Nasdem Provinsi Bali membuka pendaftaran calon legislatif (Caleg) yang akan bertarung di Pemliu legislatif (Pileg) tahun 2019.

Pembukaan pendaftaran Caleg Partai Nasdem ditandai dengan peluncuran logo “Partai Nasdem Memanggil” di Kantor DPW Partai Nasdem Bali di Jl Tukad Batanghari Denpasar, Kamis (9/2/2017).

Peluncuran pembukaan pendaftaran dan perekrutan Caleg Nasdem tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPW Partai Nasdem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa dan disaksikan langsung oleh para ketua dan pengurus dari DPD Nasde seluruh Bali, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Arta Dipta, para pengurus DPC dari seluruh Bali dan ratusan kader lainnya.

Ketua DPW Partai Nasdem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa mengatakan, Partai Nasdem Bali segera membuka pendaftaran dan perekrutan para Caleg baik yang akan bertarung di kabupaten dan kota di Bali, DPRD Provinsi Bali, dan DPR RI.

“Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Maret sampai akhir bulan yakni tanggal 28 Maret. Pendaftaran dibuka untuk umum mulai dari kader Nasdem, masyarakat umum, TNI, Polri dan PNS. Namun untuk mereka yang masih aktif di TNI, Polri, PNS dan yang berasal dari parpol lain akan ada persyaratan khusus dan hanya diberikan porsi sebanyak 20 persen. Misalnya untuk 9 kursi di DPR RI, kursi untuk mereka yang masih aktif baik di TNI, Polri, PNS dan kader partai hanya 2 persen setelah memenuhi ketentuan dan persyaratan lainnya,” kata Gunastawa.

Pengumunan pendaftaran itu dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada Caleg dan kepada masyarakat seluas-luasnya. Proses rekruitmen itu dilakukan sejak awal agar masyarakat mengetahui siapa calonnya dan partai memiliki ruang untuk memperkenalkan calonnya ke masyarakat. Dalam proses rekruitmen ini akan dilakukan tanpa mahar.

“Bagi yang menerima mahar akan diberi sanksi yang keras, dan dikeluarkan dari struktur partai. Termasuk bagi mereka yang memberikan mahar juga akan dicoret dari pencalegan. Mahar politik sangat dibenci Nasdem sejak awal,” ujarnya.

Seluruh calon yang mendaftar akan disurvei secara ketat tentang seluruh aspek. Penetapan calon akan dilakukan pada Januari 2018 setelah mempelajari hasil survei dengan segala catatannya. Setelah mendaftar mereka akan diberi ruang dan waktu untuk terjun ke masyarakat.

Calon harus siap sosialisasikan dirinya ke masyarakat. Partai juga sudah menetapkan tidak ada skala prioritas bagi para kader yang saat ini sedang berkuasa. Mereka pun wajib mendaftar, mengikuti seleksi seperti biasa. Termasuk akan disurvei dari awal untuk mengikuti proses yang ada.

Menurut Gunastawa, Nasdem perlu belajar banyak dari kebiasaan partai politik selama ini. Proses rekruitmen sejak awal dilakukan Nasdem untuk memangkas berbagai anggapan bahwa partai politik ini hanya diperuntukkan bagi kader partai.

“Ternyata masih ada banyak orang di luar sana yang memiliki elektabilitas, popularitas, kemampuan intelektual yang berkualitas. Parpol yang ada selama ini banyak yang gagal. Mereka merahasiakan Caleg, dibatasi pada kadernya, keran untuk umum dikunci. Makanya banyak kader yang sudah duduk di kekuasaan akhirnya terlibat berbagai kasus,” tegasnya.

Nasdem harus maju lebih cepat, memberikan kesempatan kepada masyarakat seluas-luasnya. Berpolitik itu serius, gembira, melibatkan banyak orang termasuk rakyat umumnya. Rakyat merasa mereka dilibatkan dan dengan cara ini rakyat semakin dekat dengan partai. Cara ini jauh lebih baik ketimbang partai lain yang menutup pintu untuk kadernya sendiri dan akhirnya kadernya banyak melakukan hal-hal yang di luar dugaan.

“Partai yang sudah mapan pun banyak kadernya yang terlibat korupsi. Ini kegagalan partai juga, karena sudah mendidik kadernya menjadi koruptor,” pungkasnya. (kev)

terkait

Ulama Kediri Desak Izin Inul Vizta Dicabut

redaksi

Presiden Jokowi Ingatkan Pemerintah Daerah Punya Prioritas Pembangunan

redaksi

Jusuf Kalla: Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf tak Boleh Jumawa

redaksi