Petisi
Kapolres mengintrogasi nenek yang mengaku diperkosa, ternyata dusta
BERITA UTAMA HUKUM

Nenek di Jember yang Mengaku Diperkosa Ternyata Dusta

JEMBER, PETISI.CO – Menindaklanjuti laporan NOMOR : LP/K/43/XII/RESJBR/SEK UMBUL tentang kasus upaya pemerkosaan dan pembunuhan pada Kamis (4/12/2019) lalu,  dengan korban Sumirtuk (SM) nenek  60 tahun yang menggegerkan warga Dusun Krajan Desa Umbulsari kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember, korban nenek Sumirtuk yang mengaku  hendak diperkosa dan dianiaya, ternyata hanyalah  upaya bunuh diri.

Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal SH.S.I.K. M. Hum menjelaskan di hadapan wartawan, dari kasus yang sempat viral nenek yang jadi korban perkosaan dan upaya pembunuhan, berhasil  dia ungkap.

“Korban bukan diperkosa maupun akan dibunuh, tapi yang bersangkutan mau bunuh diri,” jelas Kapolres.

Menurut Kapolres, kejanggalan kasus ini diketahui saat polisi melakukan olah TKP dan penyelidikan, dan pemeriksaan korban serta saksi-saksi.

“Kejanggalan karena darah yang keluar tidak merembes ke belakang, tapi ke arah dada, sedangkan saat ditemukan, posisi korban telentang tidur, hal ini sesuai pengakuannya, saat melukai dirinya posisi yang bersangkutan duduk,” ungkap Kapolres.

Atas kejadian ini, Sumirtuk akan dijerat pasal 220 KUHP, membuat keterangan palsu. Namun yang bersangkutan tidak  dilakukan penahanan.

Kepada awak media, nenek Sumirtuk  menyampaikan permohonan maafnya atas pengakuan dan penyesalan.  Menurutnya,  dirinya memang ingin bunuh diri, karena terlilit hutang. Berhubung saat ditemukan masih hidup, ketika diperiksa, ia mengaku diperkosa dan hendak dibunuh.

Nenek Sumintuk berjanji, bahwa dirinya tidak akan mengulangi perbuatannya.(eva)

terkait

Polres Kuansing Ungkap Pejudian Togel

redaksi

Bantu Ringkus Pelaku Curanmor, Warga Panemon Dapat Reward Polres Bojonegoro

redaksi

Kabur ke Lombok, Perampok Sadis Ditembak

redaksi