Nyaris Bacok Pelajar SMP, Bibi Dipolsikan

oleh
Tersangka saat dimintai keterangan oleh petugas.

JEMBER, PETISI.CO – Tak ada angin tak ada hujan, hanya gara-gara lewat depan rumahnya Hafid Ilhamsyah (16), yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), warga Dusun Pucu’an Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro Kabupaten Jember,  nyaris menjadi korban pembacokan oleh bibinya sendiri.

Dengan mengacungkan sebilah clurit, Painah (50) yang tak lain adalah bibi korban, mengejar sambil mengancam akan membacok. Melihat situasi yang membahayakan, Hafit begitulah panggilan akrab korban ini spontan menjerit minta tolong.

Sontak ketenangan malam itu pecah akibat jeritan Hafit. Warga pun berhamburam keluar rumah. Melihat pelaku (Painah) kalap dan memegang clurit, warga pun melerai.  Alhasil pelaku berhasil disadarkan.

Sementara itu, Hafit dengan kondisi ketakutan akhirnya berlari masuk ke dalam rumah dan melaporkan kejadian tersebut ke orang tuanya.  Mandapat laporan orang tuanya serta melihat kondisi anaknya pucat ketakutan,  orang tuan yakin melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Resort (Polsek) Semboro.

Tak berselang lama menerima laporan warga, petugas dari Polsek Semboro mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk melakukan Lidik dan olah TKP. Pelaku beserta barang bukti sebilah clurit digelandang ke mapolsek, guna penyelidikan lebih lanjut.

“Guna proses lebih lanjut, pelaku dan barang bukti kita amankan di Mako. Untuk pasalnya pelaku kita jerat dengan pasal 335 dengan ancaman maksimal 1 tahun penjara,” ungkap Ajun Komisaris Polisi (AKP) Subagiyo, Jumat (10/2/2017) di kantornya. (yud)