SIDOARJO, PETISI.CO – Adi Wibowo (40) warga Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, ditemukan meninggal dunia di depan rumah Yuwono di Jalan KH Hamdani, RT 06/RW 02, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (03/12/2020) pukul 8.00 WIB. Korban yang sedang olahraga pagi sempat jongkok di pinggir jalan sambil memanggul putranya berjalan kaki sebelum jatuh lalu pingsan. Diduga korban mengalami serangan jantung.
Ningsih, warga Desa Buduran mengatakan, korban setiap hari berjalan kaki melintasi di kampungnya. Awalnya ibu-ibu sedang duduk-duduk melihat korban jalan kaki sambil memanggul putranya di pundak. Tiba-tiba mendengar suara anak kecil menangis dan warga melihat korban sudah jongkok di pinggir jalan lalu jatuh.
“Ia jongkok di pinggir jalan, terus tahu-tahu jatuh telungkup. Kebetulan ada beberapa ibu-ibu sempat melihat korban sudah telungkup dan seorang penjual roti yang sedang melintas berusaha mendekat dan menolong, tapi korban sudah tidak bernyawa. Warga langsung menghubungi polsek dan perangkat Desa Buduran,” kata Ningsih kepada petisi.co.
Begitu petugas dari Polsek Buduran datang ke lokasi, korban sudah tak bernyawa dan diketahui sebagai warga Desa Siwalanpanji. Lurah beserta perangkat Desa Siwalanpanji mendatangi TKP untuk memastikan apakah korban yang meninggal itu warga Desa Siwalanpanji. Ternyata benar, korban warga Desa Siwalanpanji dari pengakuan Boworianto, paman korban saat berada di TKP.
Warga beserta perangkat desa melakukan pembatasan jarak agar warga tidak terlalu dekat dengan korban. Lamanya menunggu mobil ambulance tidak ada yang datang, akhirnya warga dan perangkat Desa Siwalanpanji membawanya ke rumah korban dengan mobil seadanya.
Sementara Boworianto menjelaskan, bahwa keponakannya memiliki riwayat sakit jantung dan selalu jalan-jalan setiap pagi harinya. “Saya tidak punya firasat apa-apa mas. Tahunya saya dikabari kalau Adi keponakan saya meninggal di Desa Buduran,” ucapnya. (try)







