Operasi Pasar Minyak Goreng Kembali Digelar Disperindag Tulungagung, 6000 Liter Ludes dalam Sehari

oleh
oleh
Operasi pasar yang digelar Disperindag Tulungagung

TULUNGAGUNG, PETISI.COBentuk kepedulian terhadap masyarakat atas kelangkaan minyak goreng dengan harga normal, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung kembali menggelar operasi pasar minyak goreng di halaman kantor dengan menyediakan ribuan liter.

Dengan harga Rp.13.500 per liter nya, sebanyak 6000 liter minyak goreng diperuntukkan bagi 3000 penerima. Dan masing-masing penerima mendapatkan 2 liter.

“Untuk kegiatan hari ini adalah operasi pasar yang kami lakukan untuk kedua kalinya. Untuk kuota kali ini kita sediakan 6 ribu liter untuk 3000 penerima. Jadi masing-masing penerima 1 KTP mendapatkan 2 liter,” kata Nur Laili, Kabid Perdagangan.

Lanjut Nur Laili, harga minyak goreng kemasan sederhana dalam operasi pasar yang dipatok dengan harga Rp.13.500 per liter tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan RI nomor 6 tahun 2022.

“Kami menggelar ini dengan harga 13.500 rupiah per liternya. Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan RI nomor 6 tahun 2022, ada tiga kategori terkait harga minyak goreng yaitu, yang curah 11.500 rupiah, per liter, yang kemasan sederhana 13.500 rupiah, dan yang premium 14.000 rupiah. Untuk yang kita gunakan pada kegiatan ini di kemasan sederhana,” ujarnya, Jumat (11/2/2022) pagi.

Menurut Nur Laili, minyak goreng yang kemasan sudah banyak yang tidak jualan. Di toko-toko modern pun keberadaan minyak goreng masih tersedia namun terbatas.

“Begitu minyak goreng datang masyarakat panic buying, sehingga dalam waktu sehari saja sudah habis,” ungkapnya.

Nur Laili berharap melalui kegiatan operasi pasar tersebut bisa membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan minyak goreng sekaligus segera bisa menstabilkan harga minyak goreng di pasaran.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, jangan panic buying. Belilah minyak goreng secukupnya. Jangan berlebihan karena Insya Alloh minyak goreng tidak akan langka dan di pasaran tidak kekurangan,” terangnya.

Kegiatan operasi pasar untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan minyak goreng pihak Disperindag akan mengadakan kegiatan serupa yang dijadwalkan pada hari Senin mendatang, namun diperuntukkan khusus pelaku UKM dan IKM.

“Kami menggelar kegiatan ini bekerjasama dengan pihak Provinsi Jatim, dan Insya Alloh hari Senin mendatang masih ada kelanjutannya, tapi khusus untuk pelaku UKM dan IKM. Mereka akan mendapatkan kuota 18 liter, tapi mereka harus menandatangani pakta integritas dan juga bisa menunjukkan NPWP serta NIB,” tandasnya. (par)

No More Posts Available.

No more pages to load.