Pabrik Kain di Gempol Terbakar, Milyaran Rupiah Ludes

oleh
Gudang packing PT.Leman Jaya Anugrah II yang terlalap api.

PASURUAN, PETISI.CO – Kebakaran hebat pada Senin (27/2/2018) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kali ini sebuah pabrik pemproduksi kain, yang terletak di jalan raya Surabaya-Malamg KM 43 atau tepatnya masuk wilayah Dusun Kedamean, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, terbakar dan ratusan ton kain siap kirim hangus terbakar.

Menurut Head Manager PT Leman Jaya Anugrah Eko Widi, saat dikonfirmasi mengatakan,  dari informasi awal, api awalnya terlihat di gudang belakang atau tepatnya di gudang packing PT. Leman Jaya Angurah II sekitar pukul 06:00.

Mendapati hal tersebut, beberapa karyawan berhamburan keluar dan petugas sekuriti mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran yang ada, serta menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Namun api dengan cepat membesar, dua mobil Damkar milik Pemkab dan PT Gudang Garam berusaha memadamkan api yang melalap gudang packing yang ada dibagian belakang.

Saat ini, api sudah dapat dipadamkan dan dalam proses pembasahan oleh petugas.

Adapun asal muasal terjadinya kebakaran masih belum dapat diketahui penyebabnya, sementara kerugian mencapai milyaran rupiah.

“Hal ini dikarenakan di dalam gudang yang terbakar tersebut berisi kain yang siap kirim,” pungkas Eko Widi saat didampingi Henny Kadarisman selaku manager HRD PT.Leman Jaya Anugrah.

Ditempat yang sama, Kapolsek Gempol I Nengah Darsana,  “Kami belum mengetahui penyebab kebakaran atas PT. Leman Jaya Anugrah II ini, petugas dilapangan masih melakukan proses pemadaman dan pembahasan serta memasang garis polisi, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari pantuan petisi.co, akibat kebakaran pada tersebut arus lalu lintas jalan raya Surabaya-Malang pada Senin pagi (27/2/2018) sempat mengalami kemacetan.

Hal ini dikarenakan banyaknya karyawan pabrik setempat yang keluar perusahaan untuk menyelamatkan diri dan warga masyarakat desa setempat yang menonton kebakaran hingga memenuhi badan jalan. Kemacetan arus lalu lintas dapat terurai setelah petugas Polsek Gempol dan Satlantas Polres Pasuruan datang kelokasi dan mengaturnya.(hen)