Pagi Ini, Ribuan ‘Rakyat Tertindas’ Kepung Gedung Pemkab Ponorogo

oleh
Massa berdoa bersama ketika hendak berangkat kepung kantor Pemkab.

Tuntut Bupati Mundur

PONOROGO, PETISI.CO – Sejak pukul 07.30 WIB lagu-lagu dari Iwan Fals sudah bergema di seputaran Jalan Baru Ponorogo yang merupakan start pemberangkatan ribuan warga Ponorogo yang akan mengepung Gedung Pemkab Ponorogo.

Ribuan warga Ponorogo yang tergabung dalam AMPT (Aliansi Masyarakat Ponorogo Tertindas) Non LSM yang terdiri dari beberapa elemen seperti warga Bendo (korban proyek Waduk Bendo), warga Sampung (korban akan didirikannya Pabrik Gamping modern), PK5 ( pedagang korban perda yang tak Pro pedagang), paguyuban Bentor, masyarakat pedesaan yang rasakan kerusakan jalan Kabupaten, pedangan Eks Stasiun, pedagang Pasar Songgolangit, masyarakat tambang pasir dan mahasiswa peduli kaum marjinal dan marhen.

Semua elemen tersebut satu tekad kepung Gedung Pemkab, karena menganggap kebijakan Bupati tidak pro rakyat.

Seperti dikatakan Didik Hariyanto SH selaku korlab AMPT Non LSM. “Ini sebagai pembakar semangat ribuan warga, kita suarakan lagu-lagu kritikan.

Didik Hariyanto, SH

Karena jalan baru ini sebagai tempat berkumpul dan sekaligus sebagai start long march aksi ribuan masyarakat tertindas, dan nanti rute kita pecah dua group, satu lewat Jl Jendral Sudirman dan satunya lewat Pasar Songgo langit langsung Tambakbayan,” ungkapnya.

Masih menurut Didik Hariyanto, bahwa aksi kedua ini hanya satu tuntutan, yakni Bupati Ponorogo Mundur.

“Aksi kita yang kedua ini lebih banyak massanya dan untuk tuntutan hanya satu, yaitu Bupati Ipong harus mundur, karena kebijakannya tidak Pro Rakyat dan malah menindas, banyak korban kebijakan arogasnibya,” pungkasnya.(mal)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.