PAN Nganjuk Tetap Dukung Paslon Hanung-Bima

oleh
Achmad Rofiq dan Soebijantoro.

Achmad Rofiq : Minta Maaf , Khilaf

NGANJUK, PETISI.CO – Satu jam setelah beritanya termuat, Achmad Rofiq, S.Pd, SH Sekretaris DPD PAN Nganjuk, klarifikasi ke Petisi.co via phonsel, minta maaf atas kekhilafannya.

Dan ia tetap setia pada instituenya, mendukung pasangan calon ( paslon ) Hanung-Bima, nomor urut 2 dalam Pilkada Nganjuk 2018 mendatang.

Kekhilafan itu, terjadi secara spontan saja. Dan hanya sebagai penghormatan kepada Dessy Nathalia Widya, teman saya.

“Itu pun atas permintaannya secara seloroh. Setelah itu, saya kembali seperti semula pada institusi partai. Mendukung paslon Hanung-Bima urutan nomor 2 sebagai Bupati Nganjuk dan wakilnya mendatang,” paparnya Jumat ( 9/3 ) sore, terkait peristiwa kampanye Pilgub Paslon Kofifah-Emil pada Selasa ( 6/3 /2018) lalu di Kertosono.

Rofiq, dikantornya bercerita panjang terkait kejadian itu. ” Saya pas ngajar ada info Emil Dardak datang ke pasar Kertosono. Terus saya dan team datang dengan pakai kaos Chofifah- Emil, ” ungkapnya.

Setelah itu, lanjut guru SMK Muhammadiyah Kertosono ini,  mereka rame-rame foto dengan Emil. Terus saya jalan kaki tiba-tiba ketemu Desy dan nyeletuk ngomong.

“Alaah Mas Rofiq opo wani foto karo aku. Opo maneh dengan 3 jari. Spontan, tak jawab, foto ya gak papa to. Kita kan temen, meski pilihanku tetap 2,” papar Ketua Team Pengacara Muslim ini.

Seketika itu, Rofiq dan teman-teman rombongan team yang lain berfoto-foto bersama dan selfie. Entah siapa yang unggah ke medsos, hasil selfie itu langsung booming di dunia medsos.

Kehebohan itu wajar. Sebab, Rofiq, termasuk tokoh terkenal di Nganjuk, juga sekretaris partai dan guru SMK.

(Baca Juga : Sekretaris PAN Nganjuk Dituding Selingkuh Politik)

Sedang Dessy, Paslon nomor 3 pada Pilkada Nganjuk. Sedang partainya Achmad Rofiq, mendukung Hanung-Bima.

Sehingga ada dugaan kuat terjadi perselingkuhan politik yang dilakukan ke duanya. Dibumbui dengan unsur politik pada pilkada.

Jadi sempat booming. Dan hal tersebut, memicu gerahnya beberapa timses pemenangan Hanung-Bima.

Sampai-sampai, tim advokasi pemenangan Hanung-Bima, secara lesan, minta kepada PAN untuk klarifikasi tentang kelakuan Rofiq.

Sementara itu, H.Soebijantoro, Ketua DPD PAN Nganjuk, dengan bijak menyampaikan semua kejadian saat itu hanya guyonan serta spontanitas saja, tanpa mengurangi makna yang sebenarnya.

” PAN tetap komit, mendukung Hanung-Bima nomor urut 2 sebagai pemenang pada Pilkada Nganjuk dan menganggap permasalahan tersebut ditutup,” tuturnya Sabtu (10/3/2018) siang.(tgh)