Tuban, petisi.co – Sebuah bangunan mandi, cuci dan kakus (MCK) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, rusak parah akibat gelombang abrasi. Akibatnya, sehingga memaksa puluhan kepala keluarga di daerah tersebut harus menumpang mandi dan membuang air di tempat lain atau tetangga, Jumat (3/01/2025)
Bangunan MCK yang terletak di wilayah RT003, RW004, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Bangunan ini rusak parah setelah diterjang abrasi ombak yang terjadi beberapa waktu terakhir. Bangunan MCK yang baru difungsikan setahun ini ambrol dan mengalami kemiringan cukup parah mencapai 45 derajat.
Menurut salah satu warga setempat, Fajar Ardiansyah (35) mengatakan, Kondisi bangunan dapat membahayakan warga, karena sewaktu-waktu bisa ambruk. Selain pondasi telah tergerus abrasi, sebagian dinding roboh dan lantai hancur berkeping-keping. Untuk menghindari jatuh korban, MCK ditutup sementara.
“Terkikis ombak baratan kalo orang sini bilang, ya cukup lumayan besar ombak sama angin. Sudah 1 mingguan, untuk sementara belum bisa, kemarin ada kunjungan dari Kelurahan. Kejadiannya lMalam habis magrib,” papar Fajar ke awak media.
MCK ini dibangun untuk memfasilitasi warga yang tidak memiliki kamar mandi di rumah. Sejak difungsikan, sedikitnya 60 keluarga memanfaatkan fasilitas umum ini untuk keperluan sehari-hari. Namun, sejak sepekan terakhir cuaca buruk dan gelombang laut tinggi menerjang wilayah pesisir utara. Besarnya ombak menyebabkan tanggul mengalami abrasi, sehingga berdampak terhadap bangunan MCK yang berdiri diatasnya.
“Sementara numpang di RT sebelah itu mas, mandinya di depan sumur srumbung. Sekitar 1 tahun, harapan warga kalo bisa dibenahi kembali lebih kuat lagi. Kalo RT disini kurang lebih 60 KK tapi tidak semua yang menggunakan MCK ini,” tambahnya.
Abrasi ini menyebabkan kerusakan total pada fasilitas tersebut. Kini, 60 kepala keluarga terpaksa harus menumpang mandi dan membuang air di RT sebelah atau tetangga, bagi yang tidak memiliki kamar mandi dirumahnya. (ric)








