Parade Reog Semarakkan Puncak HUT RI dan Bersih Desa Munggu

oleh

PONOROGO, PETISI.CO – Setelah beberapa kegiatan digelar di lapangan Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo sejak dua pekan lalu mulai dari kegiatan perlombaan bola volly, pertandingan sepak bola antar Dukuh atau RT, lomba untuk ibu-ibu PKK dan anak -anak juga terlibat.

Tak ketinggalan acara religi seperti sujud syukur dan pagelaran seni terbangan dalam memeriahkan agenda HUT RI ke 73 yang bersamaan dengan Bersih Desa.

Dalam nuansa hiburan rakyat ini pemerintah Desa Munggu di acara puncaknya menggelar hiburan rakyat yang tak kalah memukau yaitu parade Reog yang merupakan kesenian asli Ponorogo yang tidak ada mendua di dunia.

Sejumlah 5 unit Dadak Merak meliuk – liuk menunjukan kepiawian para pemainnya yang kebanyakan putera putera Deda Munggu. Ratusan rakyat Desa Munggu dan warga desa-desa sekitar juga terhibur dengan parade seni Reog ini.

Ponijan sesepuh seni Reyog menjelaskan acara kirab seni reog ini sebagai bentuk budaya asli Ponorogo dan telah terbukti membawa harum Ponorogo di mata dunia. Digelarnya parade reog ini sebagai wujud pemersatu warga di Desa Munggu.

“Parade reog ini merupakan wadah para seniman reog yang ada di Munggu dan juga sebagai wujud guyup rukunnya masyarakat Munggu, dan seni jangan dicampur adukan dengan kepentingan sesaat atau golongan, wali saja sebagai siar juga pakai kesenian juga menggunakan gamelan,” katanya.

Masih menurut Ponijan bahwa seni reog juga harus di berdayakan baik penggenerasian maupun pembinaan. “Ini sebagai puncaknya mas dari agenda HUT RI dan Bersih Desa kami. Kami berharap seni asli Ponorogo ini harus dilakukan pembinaan generasi,” ujarnya.

Kepala Desa Munggu, Sukamto mengatakan acara yang meriah ini sebagai puncak acara Peringatan HUT RI dan Bersih Desa.

“Setelah kita lalui kegiatan demi kegiatan sejak dua minggu lalu inilah sebagai puncaknya yaitu parade reog yang kita tampilkan 5 unit Dadak Merak dan satu seni gajah dan malam nanti pagelaran wayang kulit dengan 3 dalang secara bergantian tampilnya,” terang Kepala Desa.

Masih menurut Sukamto pihaknya juga menjelaskan bila agenda ini akan digelar sebagai agenda tahunan dan akan lebih meriah lagi tentunya.

“Acara ini sebagai evaluasi kami untuk tahun depan apa yang harus kita benahi dan apa yang harus di tambah untuk semakin semarak lagi,” pungkasnya. (mal)